Lepas Kontingen PORPROV XVIII 2026, Bupati Soppeng Titip Tiga Pesan Penting kepada Atlet -->

Translate


Lepas Kontingen PORPROV XVIII 2026, Bupati Soppeng Titip Tiga Pesan Penting kepada Atlet

CELEBESINDO
Kamis, 05 November 2026


Soppeng, Celebesindo.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., secara resmi melepas kontingen Kabupaten Soppeng yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh atlet agar berjuang maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah.


Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Gabungan Dinas, Kamis (5/11/2026), sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap perjuangan atlet Soppeng yang akan berlaga di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.


Sebanyak 276 personel diberangkatkan untuk memperkuat kontingen Soppeng. Jumlah tersebut terdiri atas 170 atlet, 45 pelatih, 39 ofisial, dan 22 manajer cabang olahraga yang akan mengikuti kompetisi pada 19 cabang olahraga.


Ketua Panitia Pelepasan Kontingen, Adi Setiadi, yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng, dalam laporannya menjelaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan untuk mendukung keikutsertaan kontingen.


Sebanyak 19 cabang olahraga yang diikuti terbagi di dua lokasi pertandingan. Di Kabupaten Wajo meliputi pencak silat, petanque, bola basket, tenis lapangan, akuatik, tenis meja, balap motor, bola tangan, berkuda panahan, dan bulutangkis.


Sementara di Kabupaten Bone, kontingen Soppeng akan berlaga pada cabang olahraga catur, bola voli, panjat tebing, biliar, panahan, esports, atletik, karate, dan menembak.


Untuk menunjang kebutuhan atlet selama kompetisi, panitia juga telah menyiapkan 24 pondokan, masing-masing sembilan pondokan di Kabupaten Wajo dan 15 pondokan di Kabupaten Bone.


Sebelum menyampaikan sambutan, Bupati Suwardi Haseng secara simbolis memasangkan atribut kontingen berupa jaket dan topi kepada perwakilan atlet. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera kontingen dari Bupati kepada Ketua Kontingen, Adi Setiadi.


Dalam sambutannya, Suwardi Haseng menegaskan bahwa PORPROV bukan sekadar ajang memperebutkan medali dan gelar juara, melainkan momentum untuk mengukur hasil pembinaan olahraga daerah, mengembangkan potensi atlet, sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah.


Ia mengingatkan bahwa para atlet yang bertanding bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa kehormatan dan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng.


"Saudara-saudara sekalian bukan sekadar peserta pertandingan, tetapi membawa nama daerah, kehormatan daerah, serta harapan masyarakat Kabupaten Soppeng," tegasnya.


Di hadapan ratusan personel kontingen, Bupati kemudian menitipkan tiga pesan penting yang harus menjadi pedoman seluruh atlet selama mengikuti kompetisi.


Pertama, berjuang dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi terbaik. Ia meminta para atlet tidak merasa rendah diri ketika berhadapan dengan peserta dari daerah lain. Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga disiplin, latihan, mental yang kuat, dan kemauan untuk terus berjuang.


Kedua, menjunjung tinggi sportivitas dan kehormatan daerah. Seluruh atlet diminta bertanding secara jujur, menghormati lawan, mematuhi keputusan wasit dan juri, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai nilai-nilai olahraga.


"Menang dengan terhormat adalah kebanggaan, dan menerima kekalahan dengan lapang dada adalah bagian dari jiwa seorang olahragawan sejati," pesannya.


Ketiga, menjaga nama baik Kabupaten Soppeng di mana pun berada. Bupati berharap para atlet tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam pertandingan, tetapi juga memperlihatkan karakter yang santun, disiplin, rendah hati, dan mampu menghargai sesama.


Lebih lanjut, Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi kepada KONI Kabupaten Soppeng, para pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen.


Ia menilai, melahirkan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang, pembinaan berkelanjutan, pengorbanan, dan kerja sama berbagai pihak. Karena itu, PORPROV XVIII diharapkan menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Soppeng.


"Kita ingin prestasi olahraga Kabupaten Soppeng terus meningkat. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkesinambungan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang mengharumkan nama daerah, bahkan sampai ke tingkat nasional," ujarnya.


Kepada para pelatih dan ofisial, Bupati juga meminta agar senantiasa memberikan pendampingan, menjaga kondisi fisik dan mental atlet, serta terus memberikan motivasi selama pertandingan berlangsung.


Menutup sambutannya, Suwardi Haseng menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh masyarakat Soppeng senantiasa memberikan doa dan dukungan terhadap perjuangan para atlet.


Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi melepas kontingen Kabupaten Soppeng untuk mengikuti PORPROV XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026.


"Selamat berjuang, selamat bertanding, dan raihlah prestasi terbaik. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, jaga sportivitas, dan yang paling utama, jaga nama baik Kabupaten Soppeng," pesannya.


Usai prosesi pelepasan, seluruh atlet dan jajaran kontingen mengabadikan momen kebersamaan melalui swafoto bersama.


Keikutsertaan 276 personel kontingen Soppeng dalam ajang olahraga tingkat provinsi ini diharapkan menjadi pembuktian hasil pembinaan olahraga daerah sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level lebih tinggi.


Soppeng Sukses, Soppeng Juara, Soppeng Berprestasi!


(Red)