Tinjau Revitalisasi Tiga TK, Bunda PAUD Soppeng Soroti Kelayakan Sarana Pendidikan Anak -->

Translate


Tinjau Revitalisasi Tiga TK, Bunda PAUD Soppeng Soroti Kelayakan Sarana Pendidikan Anak

CELEBESINDO
Rabu, 28 Oktober 2026


Soppeng, Celebesindo.com, Bunda PAUD Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, turun langsung memantau pelaksanaan revitalisasi tiga Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Lalabata dan Kecamatan Liliriaja, Rabu (28/10/2026). Monitoring ini menjadi bagian dari upaya melihat perkembangan pembenahan fasilitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Soppeng.


Tiga sekolah yang dikunjungi meliputi TK Aisyiyah Bustanul Athfal Jerae Pioli dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bila di Kecamatan Lalabata, serta TK PKK Mujahidin Lamogo di Kecamatan Liliriaja.


Dalam kunjungan tersebut, Hj. Suarni Suwardi meninjau kondisi sarana dan prasarana sekaligus melihat perkembangan pelaksanaan revitalisasi di masing-masing satuan pendidikan.


Ia menegaskan, revitalisasi sekolah tidak sekadar berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga harus mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak.


Menurutnya, fasilitas pendidikan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas belajar mengajar serta mendukung peningkatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).


Karena itu, ia berharap proses revitalisasi dapat terlaksana dengan baik sehingga hasil pembenahan benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan tenaga pendidik.


Hj. Suarni juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki. Pemeliharaan sarana pendidikan dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar fasilitas tersebut tetap berfungsi optimal dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.


Monitoring ini turut melibatkan pihak pengelola dan tenaga pendidik dari masing-masing TK, serta pihak terkait yang mendampingi kegiatan.


Melalui peninjauan langsung tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas pendidikan anak usia dini, sehingga anak-anak memperoleh lingkungan belajar yang lebih mendukung proses tumbuh kembang dan pembelajaran mereka.


(YM)