Morinaga Bersama TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng Gelar Lomba Mewarnai, Cetak Generasi Kreatif dan Percaya Diri -->

Translate


Morinaga Bersama TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng Gelar Lomba Mewarnai, Cetak Generasi Kreatif dan Percaya Diri

CELEBESINDO
Jumat, 23 Oktober 2026


Soppeng, Celebesindo.com,– Upaya menumbuhkan kreativitas dan kepercayaan diri anak sejak usia dini diwujudkan melalui kegiatan lomba mewarnai yang digelar Morinaga bersama TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng. Kegiatan ini melibatkan sejumlah Taman Kanak-kanak di Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, dengan menghadirkan suasana edukatif, penuh keceriaan, dan kebersamaan di TK Lamung Patue jalan Pengayoman Watansoppeng. Jum'at (23/10/2026). 


Sejumlah sekolah yang turut berpartisipasi di antaranya TK Alternatif Asoka, TKN Pembina, TKN Sipurennue Salotungo, TK Teratai, TK Aisyiyah Cenrana, TK Putra III Malaka, serta TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng sebagai tuan rumah.


Lomba tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan imajinasi, mengasah keterampilan motorik halus, serta belajar menunjukkan kemampuan melalui karya seni. Dengan penuh antusias, para peserta mewarnai gambar menggunakan kombinasi warna sesuai kreativitas masing-masing.


Kegiatan ini juga mempertemukan pihak sekolah, guru, orang tua, dan mitra penyelenggara dalam suasana yang mendukung perkembangan anak secara menyenangkan.



Kepala TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng, Jumrah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai lomba mewarnai bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman positif bagi anak-anak.


Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat membantu peserta didik mengembangkan kreativitas, melatih konsentrasi, membangun kemandirian, serta menumbuhkan keberanian untuk tampil dan berkompetisi secara sehat.


“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan Morinaga. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya melalui aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, mereka juga belajar berkonsentrasi, bersabar, dan menghargai hasil karya sendiri maupun teman-temannya,” ungkap Jumrah.


Ia berharap kolaborasi antara dunia pendidikan dan pihak swasta dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.


Jumrah juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Morinaga serta partisipasi seluruh sekolah yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.


Pihak Morinaga turut menyampaikan terima kasih kepada TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng yang telah menyediakan tempat serta memberikan bantuan dan dukungan selama kegiatan berlangsung.


Apresiasi juga diberikan kepada sekolah-sekolah peserta yang telah mengikutsertakan anak didiknya dalam lomba tersebut.


Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada peserta, Morinaga memberikan bingkisan kepada setiap anak yang mengikuti lomba. Pemberian bingkisan itu disambut gembira dan menambah semangat anak-anak selama kegiatan berlangsung.



Kehadiran Morinaga dalam kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan dengan lingkungan pendidikan dan keluarga melalui aktivitas yang berfokus pada kreativitas serta kebersamaan anak.


Sementara itu, Ketua IGTKI, Musdalifah, S.Pd.I., S.Pd., M.Si  memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan lomba mewarnai yang melibatkan sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Lalabata.


Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan potensi, membangun rasa percaya diri, serta memperluas pengalaman belajar di luar lingkungan kelas.


Musdalifah berharap kegiatan lomba mewarnai dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan jangkauan peserta yang lebih luas.


“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Ke depannya, kami berharap lomba mewarnai dapat dilaksanakan pada tingkat Kabupaten Soppeng sehingga lebih banyak anak TK yang memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan mengembangkan bakatnya,” harapnya.


Harapan tersebut menjadi dorongan bagi berbagai pihak untuk terus membangun sinergi dalam menghadirkan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak usia dini.


Dalam kegiatan ini, semangat peserta terlihat sepanjang pelaksanaan lomba. Anak-anak tampak serius menyelesaikan gambar, memilih warna, dan menuangkan imajinasi mereka ke dalam karya masing-masing.



Dua peserta, Raja dan Alief, turut menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan tersebut. Keduanya mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan kreativitas sekaligus merasakan pengalaman mengikuti perlombaan bersama teman-teman dari sekolah lain.


Bagi anak-anak, pengalaman ini tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir atau penghargaan yang diperoleh, tetapi juga proses belajar untuk berani mencoba, menyelesaikan tugas, dan menghargai karya orang lain.


Melalui aktivitas sederhana seperti mewarnai, anak-anak dapat belajar mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi proses tumbuh kembang mereka.



Kemeri­ahan kegiatan tidak hanya dirasakan para peserta lomba. Orang tua dan guru juga turut memeriahkan acara melalui kegiatan senam bersama.


Kegiatan tersebut menciptakan suasana akrab antara pihak sekolah, keluarga, dan penyelenggara. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, senam bersama juga memperkuat kebersamaan seluruh pihak yang hadir.


Kemeriahan bertambah ketika panitia memberikan doorprize kepada orang tua dan guru yang mengikuti kegiatan tersebut.


Salah seorang orang tua peserta dari TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng, Wardaningsih, menyampaikan bahwa anaknya sangat bersemangat mengikuti lomba mewarnai.



Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan bakat, belajar berani tampil, dan memperoleh pengalaman baru di luar rutinitas pembelajaran sehari-hari.


“Kami sebagai orang tua tentu senang melihat anak-anak mendapatkan kesempatan seperti ini. Selain bisa menyalurkan kreativitas, mereka juga belajar percaya diri, berinteraksi dengan teman-teman dari sekolah lain, dan menikmati kegiatan yang positif,” ungkap Wardaningsih.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi sejak usia dini.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan kreativitas peserta, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba, mulai dari Juara I, Juara II, Juara III hingga Juara Harapan I, Harapan II, dan Harapan III.


Para pemenang menerima piala dan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas karya yang dihasilkan.


Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan bakat dan berani mengikuti kegiatan positif lainnya.


Meski demikian, partisipasi seluruh peserta juga menjadi hal penting dalam kegiatan ini. Keberanian untuk mencoba, ketekunan menyelesaikan gambar, serta kemampuan mengikuti aturan lomba merupakan bagian dari proses pembelajaran yang patut diapresiasi.


Kegiatan lomba mewarnai yang melibatkan Morinaga, TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng, IGTKI, sekolah peserta, guru, dan orang tua memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pendidikan anak usia dini.


Sekolah berperan memberikan pendampingan pembelajaran, orang tua memberikan dukungan emosional, sedangkan mitra kegiatan dapat menghadirkan ruang tambahan bagi anak untuk bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan.


Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak program edukatif yang dapat dilaksanakan untuk membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, dan percaya diri.


Harapan Ketua IGTKI agar kegiatan serupa dapat digelar pada tingkat Kabupaten Soppeng juga menjadi peluang untuk memperluas manfaat kegiatan kepada lebih banyak peserta didik.


Pada akhirnya, lomba mewarnai ini bukan hanya tentang warna dan hasil karya, melainkan juga tentang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar, berani mencoba, serta menikmati proses mengembangkan potensi mereka.


Kolaborasi yang terbangun diharapkan terus berlanjut, sehingga semakin banyak anak usia dini di Kabupaten Soppeng memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan kesempatan untuk menunjukkan kreativitasnya.


(Red)