IIP 2026: Soppeng Peringkat Pertama SD se-Sulsel, SMP di Posisi Keempat -->

Translate


IIP 2026: Soppeng Peringkat Pertama SD se-Sulsel, SMP di Posisi Keempat

CELEBESINDO
Selasa, 13 Oktober 2026


Soppeng, Celebesindo.com,– Kabupaten Soppeng kembali mencatatkan capaian positif di sektor pendidikan. Berdasarkan hasil Indeks Integritas Pendidikan (IIP) 2026 yang diluncurkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Soppeng menempati peringkat pertama di Sulawesi Selatan untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sederajat dengan nilai indeks 79,71.


Sementara pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat, Kabupaten Soppeng berada di peringkat keempat dengan nilai 76,81.


Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng, S.E., sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.


Peringkat pertama pada jenjang SD menunjukkan posisi kompetitif Soppeng dalam pengukuran integritas pendidikan di tingkat provinsi. Namun, capaian tersebut juga perlu dijaga melalui konsistensi kebijakan, pengawasan, dan pembudayaan nilai kejujuran di lingkungan sekolah.


Di sisi lain, posisi keempat pada jenjang SMP menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Penguatan integritas perlu dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan antikorupsi semakin melekat dalam proses pembelajaran maupun tata kelola satuan pendidikan.


KPK meluncurkan Indeks Integritas Pendidikan 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Indeks tersebut disusun melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 untuk memetakan kondisi integritas pendidikan sekaligus menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan yang lebih terarah.


Survei tersebut menjangkau 42.810 satuan pendidikan dengan melibatkan 393.584 responden dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar dan menengah hingga perguruan tinggi.


Pada jenjang SD dan sederajat, responden meliputi siswa kelas IV dan V. Sementara untuk SMP dan sederajat, survei melibatkan siswa kelas VII dan VIII, sedangkan pada jenjang SMA dan sederajat melibatkan siswa kelas X dan XI.


Hasil pengukuran ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi integritas pendidikan sekaligus mendorong upaya pencegahan berbagai praktik yang berpotensi merusak kepercayaan terhadap dunia pendidikan.


Bagi Kabupaten Soppeng, hasil IIP 2026 dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kebijakan pendidikan, khususnya dalam hal transparansi pengelolaan anggaran, pengawasan pelayanan pendidikan, pencegahan pungutan yang tidak semestinya, serta pembentukan lingkungan belajar yang bebas dari kecurangan.


Pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan nilai integritas tidak berhenti pada capaian angka indeks, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.


Capaian pada jenjang SD perlu dipertahankan, sementara hasil pada jenjang SMP dapat menjadi pijakan untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang masih membutuhkan penguatan berdasarkan rincian indikator survei.


Dengan demikian, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya diukur melalui prestasi akademik dan pemerataan akses belajar, tetapi juga melalui kualitas tata kelola, kejujuran dalam proses pembelajaran, serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan.


Plt Kadis Pendidikan Dr Nur Alim mengungkapkan “Capaian Indeks Integritas Pendidikan (IIP) 2026 ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan di Kabupaten Soppeng. Peringkat pertama pada jenjang SD dan sederajat di Sulawesi Selatan patut disyukuri, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk mempertahankan dan meningkatkannya, ungkapnya. Selasa (13/10/2026). 


Sementara itu, hasil pada jenjang SMP dan sederajat yang berada di peringkat keempat, lanjut Nur Alim, akan menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu diperkuat".


"Kami akan terus mendorong satuan pendidikan agar mengedepankan transparansi, akuntabilitas, kejujuran, serta pencegahan segala bentuk kecurangan dalam proses pembelajaran maupun pengelolaan pendidikan.


"Kami berharap seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan masyarakat dapat bersinergi membangun lingkungan pendidikan yang berintegritas. Bagi kami, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter dan kejujuran generasi yang dihasilkan.”


Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E dalam konfirmasinya mengatakan, “Hasil Indeks Integritas Pendidikan 2026 ini menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.


"Kami bersyukur atas capaian peringkat pertama pada jenjang SD dan sederajat di Sulawesi Selatan. Namun, capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri. Hasil pada jenjang SMP juga harus menjadi perhatian bersama agar perbaikan dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.


"Saya berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Soppeng senantiasa menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan antikorupsi sejak dini. Pendidikan harus menjadi ruang yang membangun karakter, memberikan keteladanan, serta menjamin proses belajar yang adil dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan integritas, tegasnya.


"Pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan tata kelola pendidikan bersama seluruh pemangku kepentingan. Tujuan kita bukan semata-mata mengejar peringkat, melainkan memastikan anak-anak Soppeng mendapatkan pendidikan yang bermutu sekaligus membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan dapat dipercaya. ”tandasnya.


Hasil IIP 2026 menjadi pengingat bahwa mempertahankan capaian sekaligus memperbaiki aspek yang masih perlu ditingkatkan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komitmen dan pengawasan yang berkelanjutan, Kabupaten Soppeng diharapkan mampu memperkuat fondasi pendidikan yang berintegritas bagi generasi mendatang.


(Red)