Soppeng, Celebesindo.com, Di sebuah rumah yang jauh dari kata layak huni di Kabupaten Soppeng, tujuh bersaudara menjalani hari-hari bersama kedua orangtuanya dalam keterbatasan.
Kondisi ekonomi keluarga membuat kehidupan mereka tidak selalu mudah. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja terkadang harus berjuang keras. Di tengah kondisi itu, pendidikan menjadi kebutuhan yang terasa semakin sulit dijangkau.
Bukan karena mereka tidak memiliki mimpi untuk bersekolah. Justru sebaliknya, ada harapan besar agar ketujuh anak tersebut dapat memperoleh pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Harapan itu mulai menemukan jalan ketika tim Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Watansoppeng mendatangi kediaman keluarga tersebut, Rabu (16/9/2026).
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka pendataan calon penerima manfaat program Sekolah Rakyat. Bagi keluarga tersebut, kedatangan tim bukan sekadar kegiatan administratif.
Ada secercah harapan bahwa anak-anak mereka akan mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan secara lebih layak.
Kisah tujuh bersaudara ini kemudian mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Rusdiaman Tahir. Ia mengapresiasi hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Kelak mereka akan bercerita bahwa di negeri ini pernah hadir pemimpin yang ikhlas untuk membangun masa depan mereka,” ujar Rusdiaman.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk memutus rantai keterbatasan. Karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan ruang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap memiliki kesempatan meraih cita-cita.
Rusdiaman juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Bupati Soppeng Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle atas hadirnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Soppeng.
“Terima kasih telah menghadirkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Soppeng,” katanya.
Bagi tujuh bersaudara tersebut, pendataan yang dilakukan hari ini mungkin terlihat sederhana. Namun, dari langkah kecil itu, terbuka kemungkinan lahir sebuah perjalanan besar menuju masa depan.
Sebab, pendidikan bukan sekadar tentang ruang kelas dan seragam sekolah.
Pendidikan adalah tentang memberi kesempatan kepada anak-anak untuk bermimpi, tumbuh, dan suatu hari menentukan jalan hidup mereka sendiri.
(Red)

