Tepis Rumor, Suwardi Haseng Akhirnya Buka Suara, Tegaskan Loyalitas, Beri Isyarat Siap Pimpin Golkar Soppeng -->

Translate


Tepis Rumor, Suwardi Haseng Akhirnya Buka Suara, Tegaskan Loyalitas, Beri Isyarat Siap Pimpin Golkar Soppeng

CELEBESINDO
Minggu, 06 September 2026


Makassar, Celebesindo.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng akhirnya mematahkan isu yang menyebut dirinya bakal meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Gerindra.


Jawaban Suwardi tak berputar-putar. Ia justru menegaskan dirinya sebagai kader Golkar tulen.


“Oh tidak, saya ini kader tulen Golkar,” tegas Suwardi di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIX SOKSI Sulawesi Selatan di Swiss-Belhotel Makassar, Minggu (6/9/2026).


Bukan sekadar membantah, Suwardi bahkan mengunci sikap politiknya dengan pernyataan yang jauh lebih keras.


“Urat nadiku ini Golkar. Saya jadi bupati karena Golkar,” tegasnya.


Pernyataan tersebut menjadi bantahan langsung terhadap rumor yang menyeret namanya ke Partai Gerindra. Di tengah spekulasi soal arah politiknya, Suwardi justru menunjukkan bahwa garis politiknya masih berada di bawah panji Partai Golkar.


Yang membuat pernyataan Suwardi semakin menarik, ia tidak berhenti pada penegasan loyalitas.


Ketika ditanya peluang dirinya memimpin DPD II Partai Golkar Soppeng, Suwardi malah memberikan sinyal kesiapan.


“Insya Allah, kalau diberi amanah, siap. Golkar kan selalu sama-sama dengan pemerintah. Saya sekarang sudah jadi bupati, masa sih bukan saya yang ditunjuk?” ujarnya.


Kalimat tersebut menjadi sinyal politik yang sulit diabaikan.


Rumor yang sebelumnya mengarah pada kemungkinan Suwardi meninggalkan Golkar kini justru berbalik menjadi isu tentang seberapa besar peluang dirinya mengambil kendali Golkar Soppeng.


Apalagi, Suwardi saat ini merupakan pengurus DPD Partai Golkar Sulsel sekaligus Dewan Pembina Depicab SOKSI Soppeng. Kehadirannya dalam Rakerda SOKSI Sulsel juga memperlihatkan kedekatannya dengan salah satu organisasi yang memiliki akar sejarah kuat dalam keluarga besar Golkar.


Dengan pernyataan terbuka tersebut, Suwardi seolah ingin mengakhiri spekulasi soal perpindahan partai.


Gerindra ditepis. Golkar ditegaskan. Kursi Ketua Golkar Soppeng justru dibuka sebagai peluang.


Kini perhatian politik di Soppeng bukan lagi semata soal apakah Suwardi akan meninggalkan Golkar, melainkan apakah partai akan memberikan mandat kepadanya untuk memimpin mesin politik Beringin di daerah tersebut.


Rakerda XIX SOKSI Sulsel sendiri berlangsung 6–7 September 2026 dengan tema “Konsolidasi Kekaryaan SOKSI Sulsel Mengawal Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif.” Agenda tersebut dihadiri sejumlah elite Golkar dan SOKSI Sulsel.


Suwardi sudah bicara tegas. Tinggal Golkar yang menentukan langkah berikutnya.


(Red)