Soppeng, Celebesindo.com, Pendidikan anak usia dini di Kabupaten Soppeng didorong tidak berhenti pada aktivitas belajar di ruang kelas. Pemenuhan kesehatan, gizi, pengasuhan, perawatan hingga perlindungan anak menjadi bagian yang harus berjalan secara terpadu.
Pesan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Drs. H. Nur Alim, M.Pd., saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) pada satuan PAUD, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di TK Negeri Pembina Watansoppeng, Jalan Kayangan, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, itu diikuti 54 peserta dari unsur Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK), dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Soppeng.
Bimtek berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2026. Salah satu fokusnya adalah memperkuat peran komunitas belajar (kombel) kepala satuan PAUD dalam memastikan standar layanan anak usia dini dapat diterapkan secara optimal.
Dalam sambutannya, Nur Alim menegaskan bahwa penyelenggaraan PAUD harus melihat anak secara utuh, bukan hanya dari kemampuan akademik atau kognitif.
“Penyelenggaraan PAUD harus mencakup pemenuhan hak esensial anak secara menyeluruh, yang meliputi layanan kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, hingga perlindungan melalui 8 indikator PAUDHI,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepala satuan PAUD agar menjadikan komunitas belajar sebagai instrumen untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Kombel, menurutnya, dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi persoalan, sekaligus menyusun solusi yang dapat diterapkan di masing-masing satuan pendidikan.
“Jangan sampai komunitas belajar hanya menjadi forum pertemuan. Harus ada proses berbagi, evaluasi dan tindak lanjut untuk memperbaiki layanan kepada anak,” ujarnya.
Nur Alim menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng akan terus mengawal peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan PAUD.
Penguatan kompetensi tersebut dinilai penting agar setiap satuan PAUD mampu memberikan layanan yang bermutu dan memenuhi kebutuhan anak secara menyeluruh.
Melalui Bimtek PAUDHI, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di satuan pendidikan masing-masing.
Dengan demikian, pemenuhan layanan PAUD di Kabupaten Soppeng diharapkan semakin terintegrasi dan mampu mendukung tumbuh kembang anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria serta berakhlak mulia.
(Red)

