Menag Nasaruddin Umar Buka MTQ KORPRI Nasional, Gubernur Sulsel: Kami Siap Berikan yang Terbaik -->

Translate


Menag Nasaruddin Umar Buka MTQ KORPRI Nasional, Gubernur Sulsel: Kami Siap Berikan yang Terbaik

CELEBESINDO
Senin, 24 Agustus 2026


Makassar, Celebesindo.com, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Nasaruddin Umar, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (24/8/2026) malam.


Pembukaan MTQ nasional tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI sekaligus Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, serta sejumlah kepala daerah dan pejabat dari berbagai wilayah Indonesia.


Kehadiran Menag bersama Gubernur Sulsel menjadi bagian penting dalam pembukaan ajang yang diikuti kafilah dari kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi se-Indonesia tersebut.


MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 berlangsung di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep pada 23–30 Agustus 2026.


Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah.


“Kami sangat berbangga dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Pengurus KORPRI karena menunjuk Sulsel sebagai hub Indonesia timur menjadi tuan rumah MTQ,” ujar Andi Sudirman.


Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait akan memberikan dukungan maksimal untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.


“Kami tentu akan memberikan yang terbaik untuk pelaksanaan MTQ KORPRI ini. Selamat datang kepada seluruh kafilah perwakilan provinsi yang turut memeriahkan MTQ KORPRI Tingkat Nasional ini,” katanya.


Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa MTQ KORPRI bukan sekadar kompetisi membaca, menghafal, atau memahami Al-Qur’an.


Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi sarana memperkuat kecerdasan spiritual aparatur sipil negara sehingga mampu membentuk pribadi yang memiliki integritas dan keluhuran berpikir.


“Korpri perlu disentuh dengan kekuatan batin spiritual. Terbukti kecerdasan spiritual mampu memberikan motivasi luar biasa, sekaligus keluhuran berpikir. MTQ ini pasti bermanfaat untuk pembinaan karier anggota Korpri,” ungkap Nasaruddin.


Nasaruddin juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kemajuan ilmu pengetahuan dengan kekuatan spiritual. Menurutnya, penghayatan terhadap nilai-nilai kitab suci dapat menjadi landasan dalam membentuk akhlak dan mengambil keputusan.


Ia berharap kehadiran kembali MTQ KORPRI di Sulawesi Selatan memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Prof Zudan Arif Fakrulloh menyebut Makassar memiliki sejarah khusus dalam penyelenggaraan MTQ KORPRI.


MTQ KORPRI pertama kali digelar di Kota Makassar pada 2012. Karena itu, pelaksanaan MTQ VIII tahun ini disebut sebagai momentum “pulang kampung”.


“MTQ pertama kali diselenggarakan oleh KORPRI itu di Kota Makassar tahun 2012, dan hari ini MTQ pulang kampung. Ini adalah momentum untuk KORPRI bersama-sama membumikan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Zudan.


Berbagai cabang dipertandingkan dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, mulai dari Tilawah, Tartil, Hifzhil Qur’an, Khattil Qur’an, Dakwah Al-Qur’an, azan, khutbah Jumat, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.


Selain itu, terdapat lomba hafalan dan syarah hadis, doa, cipta dan baca puisi Islami, serta berbagai cabang seni Islami, termasuk kaligrafi digital.


Penyelenggaraan MTQ nasional di Makassar dan Pangkep diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi antarkafilah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat spiritualitas, integritas, dan karakter aparatur sipil negara di seluruh Indonesia.


(YM)