27 PAUD Dapat Revit 2026, LSM Sidik Minta Jangan Ada Proyek Asal Jadi -->

Translate


27 PAUD Dapat Revit 2026, LSM Sidik Minta Jangan Ada Proyek Asal Jadi

CELEBESINDO
Selasa, 18 Agustus 2026


Soppeng, Celebesindo.com, Sebanyak 27 satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Soppeng masuk dalam daftar penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (Revit) Tahun Anggaran 2026.


Program yang tersebar dalam empat angkatan di sejumlah kecamatan tersebut kini mendapat perhatian dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sidik. Lembaga itu meminta pelaksanaan revitalisasi tidak sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi benar-benar memperhatikan mutu dan spesifikasi teknis.


Ketua LSM Sidik bersama tim mengaku telah melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi penerima program. Dari pemantauan awal, beberapa pekerjaan disebut telah mulai berjalan.


Namun, pihaknya mengaku menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu dicermati, terutama terkait dugaan pekerjaan yang belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi.


“Kami melihat sudah ada pekerjaan yang berjalan. Tapi ada beberapa hal yang menurut kami perlu diperiksa dan dipastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi,” ujar Mahmud, Rabu (19/8/2026).


Ia menegaskan, fasilitas yang dibangun melalui program revitalisasi merupakan sarana pendidikan yang akan digunakan anak-anak. Karena itu, kualitas pekerjaan menurutnya tidak boleh dikompromikan.


“Jangan sampai proyek hanya mengejar selesai. Jangan ada pekerjaan asal jadi. Bangunan ini untuk anak-anak, sehingga kualitas dan keamanannya harus menjadi prioritas,” tegasnya.


Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan sejak pekerjaan masih berlangsung. Pemeriksaan terhadap material, volume pekerjaan, konstruksi serta hasil pengerjaan harus dilakukan secara terbuka dan mengacu pada dokumen perencanaan.


LSM Sidik juga meminta instansi berwenang turun melakukan pengecekan apabila terdapat pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Jika ditemukan kekurangan, perbaikan sebaiknya dilakukan sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.


“Kalau ada yang tidak sesuai, jangan dibiarkan sampai selesai. Lebih baik segera diperbaiki agar hasil akhirnya benar-benar sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.


Selain pengawasan pemerintah, LSM Sidik mendorong masyarakat ikut memperhatikan pelaksanaan revitalisasi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterlibatan publik diperlukan untuk memastikan program berjalan transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi satuan pendidikan.


Sebanyak 27 PAUD penerima Revit 2026 tersebut tersebar di sejumlah wilayah Soppeng, di antaranya Kecamatan Lalabata, Liliriaja, Lilirilau, Marioriwawo, Citta, Donri-Donri dan Ganra.


LSM Sidik menyatakan pemantauan akan terus dilakukan terhadap pelaksanaan program tersebut. Mereka berharap revitalisasi benar-benar menghasilkan sarana pendidikan yang aman, layak dan berkualitas bagi peserta didik.


(Tim)