IAS Targetkan Musda Golkar Kabupaten/Kota di Sulsel Rampung November 2026, Konsolidasi Hingga Kelurahan Dikebut -->

Translate


IAS Targetkan Musda Golkar Kabupaten/Kota di Sulsel Rampung November 2026, Konsolidasi Hingga Kelurahan Dikebut

CELEBESINDO
Senin, 20 Juli 2026


Makassar, Celebesindo.com, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menargetkan seluruh pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan selesai paling lambat pada November 2026.


Komitmen tersebut disampaikan IAS usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel dalam Musda XI yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026).


IAS menjelaskan, tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan DPD I Golkar Sulsel diberikan waktu selama 30 hari setelah Musda untuk menyelesaikan struktur kepengurusan. Setelah itu, kepengurusan baru akan dilantik oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.


Usai pelantikan, DPD I Golkar Sulsel akan langsung menggelar konsolidasi organisasi dengan mengawal pelaksanaan Musda DPD II di seluruh kabupaten dan kota.


"Target kami, pelaksanaan Musyawarah Daerah di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan insyaallah selesai paling lambat pada November 2026," kata IAS.


Menurut mantan Wali Kota Makassar itu, percepatan pelaksanaan Musda DPD II menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi agenda politik mendatang.


Setelah seluruh Musda tingkat kabupaten dan kota rampung, proses konsolidasi akan dilanjutkan dengan pembentukan struktur kepengurusan di tingkat kecamatan yang ditargetkan selesai pada Maret 2027. Selanjutnya, pembentukan kepengurusan akan diteruskan hingga tingkat kelurahan dan desa.


IAS menegaskan percepatan penyusunan struktur organisasi sangat penting agar Partai Golkar dapat lebih fokus menjalankan program-program politik dan pelayanan kepada masyarakat tanpa disibukkan oleh dinamika internal.


"Sehingga pada tahun 2027 tidak ada lagi konsolidasi. Seluruh struktur partai sudah terbentuk dan siap bekerja menghadapi agenda politik ke depan," ujarnya.


Menghadapi pelaksanaan Musda DPD II, IAS juga mengajak seluruh kader Partai Golkar di Sulawesi Selatan mengedepankan semangat musyawarah dan kebersamaan dalam menentukan figur terbaik yang akan memimpin partai di daerah masing-masing.


Ia berharap setiap daerah mampu melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas membesarkan Partai Golkar sekaligus menjaga soliditas organisasi.


"Kalau masih ada perbedaan keinginan, mari kita duduk bersama dan bermusyawarah demi kepentingan Partai Golkar," tuturnya.


IAS menambahkan, percepatan pelaksanaan Musda DPD II merupakan bagian dari komitmen yang telah dibangun bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk memperkuat mesin organisasi sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif Partai Golkar di Sulawesi Selatan pada Pemilu mendatang.


Meski mengakui amanah sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel bukan tugas yang ringan, IAS optimistis dengan dukungan seluruh kader, Partai Golkar mampu kembali menjadi kekuatan politik utama di Sulawesi Selatan melalui konsolidasi yang solid dan kerja sama seluruh elemen partai.


(YM)