Soppeng, Celebesindo.com, Kecamatan Lalabata kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pusat pengembangan talenta pelajar di Kabupaten Soppeng. Pelaksanaan Seleksi Ajang Talenta FLS3N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) dan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kecamatan Lalabata tahun 2026 tampil dengan kualitas yang jauh melampaui tahun-tahun sebelumnya.
Tidak lagi sekadar agenda rutin tahunan, kegiatan ini menjelma menjadi ajang prestisius yang sarat inovasi, profesionalisme, dan semangat pembinaan generasi muda.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini tidak lepas dari peran panitia yang bekerja secara terstruktur dan penuh dedikasi. Di bawah kepemimpinan Ketua Panitia H. Adama, S.Pd, didampingi Sekretaris Nur Alim, S.Pd serta Bendahara Andi Eka Purnamasari, S.Pd, kegiatan ini menghadirkan standar baru dalam pelaksanaan ajang talenta di tingkat kecamatan.
Koordinasi yang rapi, perencanaan matang, serta semangat kolaboratif menjadi fondasi kuat yang mengantarkan kegiatan ini menuju kesuksesan.
Salah satu inovasi paling menonjol dalam pelaksanaan tahun ini adalah pelibatan juri dari kalangan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk cabang FLS3N.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis yang berhasil meningkatkan kualitas dan objektivitas penilaian.
Para juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang seni memberikan perspektif yang lebih luas, sehingga hasil penilaian menjadi lebih profesional dan berstandar tinggi.
Sementara itu, pada cabang O2SN, kepercayaan tetap diberikan kepada guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat SD se-Kecamatan Lalabata.
Dengan pengalaman mereka yang telah teruji di dunia olahraga pendidikan, proses penilaian berlangsung secara sportif, adil, dan penuh integritas.
Kegiatan yang dipusatkan di SDN 7 Salotungo ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kompetisi yang sehat. Para peserta menunjukkan performa terbaik mereka, menampilkan bakat dan kemampuan yang membanggakan.
Tak hanya peserta, para penonton juga disuguhkan berbagai penampilan berkualitas tinggi yang menghibur sekaligus menginspirasi.
Atmosfer kompetisi terasa hidup, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Kesuksesan ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja sama semua pihak. Sinergi antara panitia, dukungan sekolah, serta antusiasme peserta menjadi faktor utama yang mendorong keberhasilan kegiatan.
"Kami hanya berusaha memberikan yang terbaik. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh panitia, dukungan sekolah, dan semangat luar biasa dari para peserta," ungkap salah satu panitia.
Dengan peningkatan kualitas yang signifikan, FLS3N dan O2SN di Kecamatan Lalabata kini telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar ajang seleksi.
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan talenta yang terarah, serius, dan berkelanjutan.
SDN 7 Salotungo sebagai lokasi kegiatan pun semakin mengukuhkan perannya sebagai pusat aktivitas pendidikan yang inovatif, aktif, dan berprestasi.
Penyelenggaraan tahun 2026 menjadi titik awal dari langkah besar dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dari Lalabata, talenta-talenta muda terbaik terus dipersiapkan untuk melangkah ke panggung yang lebih luas, membawa nama daerah dengan penuh kebanggaan.
FLS3N & O2SN 2026 bukan sekadar lomba, melainkan gerakan nyata dalam melahirkan generasi berprestasi dan inspiratif.
(Red)

