IGTKI Soppeng Gelar Seminar Peacefull Parenting Terbesar ke 3 Se-Indonesia dapat Apresiasi dari CBI -->

Translate


IGTKI Soppeng Gelar Seminar Peacefull Parenting Terbesar ke 3 Se-Indonesia dapat Apresiasi dari CBI

CELEBESINDO
Senin, 24 November 2025

Soppeng, Celebesindo.com, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Soppeng sukses menyelenggarakan Seminar Peacefull Parenting di Gedung Lapatau Watansoppeng, Selasa (25/11/2025). 

Kegiatan yang mengangkat tema “Menjadi Guru dan Orang Tua Cerdas dengan Menstimulasi Motorik Anak Melalui Bermain, Bercerita, dan Berlagu” ini mendapat sambutan luas, diikuti lebih dari 900 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Soppeng.

Seminar ini terselenggara berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Soppeng, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bunda PAUD, HIMPAUDI, IGRA, serta Ceria Bocah Indonesia (CBI). 

Beragam unsur penting hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Wakil Ketua Bunda PAUD, Ketua IGRA, Ketua HIMPAUDI, serta sejumlah pejabat daerah. Bupati Soppeng turut memberikan dukungan melalui sambutan yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Andi Ibrahim, SH, M.Si.

Ketua IGTKI Kabupaten Soppeng, Musdalifa, S.Pdi, S.Pd,M.Si dalam laporannya menegaskan bahwa tujuan utama seminar adalah memperluas pemahaman guru dan orang tua tentang pentingnya stimulasi motorik bagi anak usia dini.

Menurutnya, bermain, bercerita, dan berlagu tidak hanya sekadar aktivitas menyenangkan, tetapi juga strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik, emosional, dan kreativitas anak.

“Ini adalah ruang berbagi praktik baik dan menginspirasi para pendidik serta orang tua agar semakin cerdas dalam memberikan stimulasi pada anak,” ujarnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, serta menutup laporannya dengan sebuah pantun yang disambut hangat peserta.

Peserta seminar berasal dari delapan kecamatan dan mencakup guru PAUD dari berbagai jenjang TK, KB, TPA, RA serta orang tua dan pemerhati pendidikan anak usia dini.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang PAUD/SPF Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng, Andi Nur Alam, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa kebijakan pendidikan nasional kini mengarah pada 13 tahun wajib belajar, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah di PAUD atau TK.

Ia menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi penting dalam membentuk masa depan anak. “Pada masa inilah anak belajar memperkuat kepercayaan diri, kemampuan sosial, dan kesiapan menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” terang Nurnilam.

Ia juga menyinggung 7 kebiasaan anak Indonesia hebat—bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan bergizi, gemar membaca, bermasyarakat, dan tidur lebih awal yang dinilai dapat membentuk karakter positif bila dilaksanakan secara konsisten.

Asisten Bidang Administrasi Umum, Andi Ibrahim, SH, M.Si., yang mewakili Bupati Soppeng, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan seminar yang melibatkan narasumber dari Ceria Bocah Indonesia (CBI), yaitu Kak Agus dari Yogyakarta. Ia juga menuturkan pengalaman pribadinya dalam dunia pendidikan dan menekankan pentingnya peran orang tua dalam keberhasilan anak.

Dalam pesannya, ia mengingatkan para guru untuk tidak terburu-buru memberi penilaian negatif terhadap anak yang sedang belajar. “Seperti pisau yang terus diasah, Insyaallah akan tajam pada waktunya,” ujarnya.

Seminar ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Di sela kegiatan, dilaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan dari CBI sebagai Pelaksana Seminar Parenting dan workshop peningkatan kompetensi guru, terbesar ke 3 se indonesia,,dari CBI

Selain itu, Ketua PGRI Kabupaten Soppeng juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan lembaga yang turut berperan dalam mendukung pendidikan anak usia dini di daerah kabupaten Soppeng. 

(YM)