Rumah Aspirasi di Tengah Kebun, Konsistensi Ketua DPC Demokrat Soppeng Serap Aspirasi Warga di Periode Kedua -->

Translate


Rumah Aspirasi di Tengah Kebun, Konsistensi Ketua DPC Demokrat Soppeng Serap Aspirasi Warga di Periode Kedua

CELEBESINDO
Rabu, 10 September 2025


Soppeng, Celebesindo.com, Politik sejatinya bukan hanya tentang perebutan kekuasaan, melainkan soal bagaimana seorang wakil rakyat konsisten hadir di tengah masyarakat.


Hal inilah yang ditunjukkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Mohamad Candra Muchtar, S.Pd., M.Pd., dengan langkah sederhana namun penuh makna dengan mendirikan Rumah Aspirasi di tengah kebun, di Kecamatan Marioriawa.


Candra Muchtar, yang kini memasuki periode keduanya sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di tengah kebun bukanlah hal kebetulan.


Baginya, aspirasi rakyat harus diserap dalam suasana yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk politik praktis.


“Suasana sejuk dan asri membuat masyarakat lebih leluasa berbicara".


"Rumah aspirasi ini kami siapkan agar menjadi tempat representatif, bukan sekadar simbol, tetapi ruang nyata bagi warga menyampaikan keluhan, gagasan, maupun kebutuhan mereka,” ungkapnya. Rabu (10/9/2025).


Langkah ini sekaligus menunjukkan konsistensi Candra Muchtar dalam menjalankan fungsi representasi sebagai legislator.


Jika pada periode pertamanya ia banyak menjemput aspirasi dengan turun langsung ke lapangan, kini ia menambah sarana baru berupa rumah aspirasi yang bisa diakses kapan saja oleh masyarakat.


Dalam konteks pendidikan politik, keberadaan rumah aspirasi memiliki arti penting.


Ia bukan hanya sekadar bangunan, melainkan simbol keterbukaan komunikasi antara rakyat dan wakilnya.


Dengan adanya wadah ini, masyarakat diajak untuk aktif menyuarakan pendapatnya, sekaligus belajar bahwa demokrasi tumbuh subur ketika rakyat berani berbicara dan wakilnya mau mendengar.


“Ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi sarana untuk mendidik kita semua bahwa politik adalah kerja mendengar. Aspirasi rakyat adalah ruh dari setiap kebijakan yang akan diperjuangkan,” tambah Candra.


Ke depan, Rumah Aspirasi di tengah kebun ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, diskusi publik, hingga pusat edukasi politik yang sehat bagi warga Marioriawa khususnya, dan masyarakat Soppeng pada umumnya.


Dengan begitu, rakyat bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang menentukan arah kebijakan bersama wakilnya di parlemen.


Langkah sederhana Candra Muchtar ini mengajarkan bahwa demokrasi tidak selalu harus megah, tetapi cukup dimulai dari kesediaan untuk membuka pintu, bahkan jika pintu itu berada di tengah kebun.


(Red)