Desa Parenring Salurkan BLT Dana Desa Triwulan III Tahun 2025, Warga Rasakan Manfaatnya -->

Translate


Desa Parenring Salurkan BLT Dana Desa Triwulan III Tahun 2025, Warga Rasakan Manfaatnya

CELEBESINDO
Kamis, 11 September 2025


Soppeng, Celebesindo.com, Pemerintah Desa Parenring, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode Juli, Agustus, dan September 2025.


Penyaluran berlangsung di Aula Kantor Desa Parenring pada Kamis (11/9/2025) dan dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan serta aparat terkait.


Sebanyak 30 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan dengan total Rp900.000 per keluarga.


Jumlah ini merupakan akumulasi dari Rp300.000 per bulan selama tiga bulan.


Sebelum penyaluran, aparatur Desa melakukan pendataan ulang agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan administrasi.


Perwakilan Camat Lilirilau, Endi S., menekankan bahwa bantuan sosial ini tidak hanya sekadar penyaluran dana, tetapi juga wujud tanggung jawab pemerintah dalam memastikan Dana Desa dipergunakan secara transparan.


“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok keluarga, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan anak,” ujarnya.


Kepala Desa Parenring, Hasse Tangsi, SH, menyampaikan bahwa BLT-DD masih menjadi prioritas pemerintah Desa untuk menopang perekonomian masyarakat kecil.


“Komitmen kami jelas, bantuan ini harus sampai kepada warga yang betul-betul membutuhkan.


"Kami juga membuka ruang pengaduan agar masyarakat bisa menyampaikan jika ada keluhan dalam proses penyaluran,” kata Hasse Tangsi.


Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, yang memastikan suasana kondusif dan penyaluran berjalan tertib.


Selain itu, pemerintah Desa menegaskan akan segera melaporkan realisasi penyaluran kepada kecamatan serta melakukan evaluasi berkala.


Melalui program BLT-DD, Desa Parenring berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memupuk kesadaran akan pentingnya penggunaan dana bantuan secara bijak.


Pemerintah Desa juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembangunan berbasis kebutuhan lokal, mulai dari perbaikan infrastruktur dasar hingga peningkatan kesejahteraan sosial.


(YM)