Kementan Pastikan Alsintan Brigade Pangan Kabupaten Sidrap Tepat Sasaran -->

Translate


Kementan Pastikan Alsintan Brigade Pangan Kabupaten Sidrap Tepat Sasaran

CELEBESINDO
Kamis, 07 Agustus 2025

Sidrap, Celebesindo.com,- Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku turut mendampingi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pertanian (Kementan) dalam kegiatan pemantauan dan evaluasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang digunakan oleh Brigade Pangan di Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (07/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan alsintan yang telah disalurkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa salah satu kunci sukses peningkatan produksi pangan adalah pemanfaatan alsintan. Dengan pemanfaatan alsintan, dapat membantu mempercepat proses pengolahan tanah, penanaman, hingga panen.

“Dalam situasi di mana tenaga kerja pertanian semakin berkurang, alsintan menjadi solusi untuk memastikan proses pertanian tetap berjalan lancar. Dengan penggunaan alsintan pengelolaan lahan lebih terstruktur, termasuk optimalisasi lahan rawa dan pencetakan sawah rakyat,” tutur Mentan Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa kita harus mengikuti perkembangan teknologi, seperti penggunaan alsintan adalah keharusan, tidak lagi konvesional, sehingga meningkatkan produktivitas.

“Alsintan adalah ciri dari modernisasi pertanian, dan alsintan akan lebih memudahkan, mengefesiensikan, mengefektifkan bagaimana budidaya tanaman padi, bisa dilakukan dengan cara baik dan mudah," terang Santi 

Dari 21 brigade pangan, 10 diantaranya menjadi sampling yang mewakili brigade pangan yang ada di wilayah barat, timur, selatan, dan utara Kabupaten Sidrap.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sidrap, Ibrahim dalam sambutannya menyatakan kesiapan brigade pangan untuk dievaluasi terkait dengan penerimaan alsintan, asas manfaat sejauh mana digunakan, serta penguatan kelembagaan.

"Semoga dari hasil pemantauan ini, dapat menjadi penguatan baru, kekuatan ekonomi khusus di Sidrap dalam mendukung asta cita Bapak Presiden untuk percepatan swasembada pangan," terangnya.

Hal senada disampaikan Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, menerangkan bahwa evaluasi merupakan suatu tahapan untuk mengetahui sejauh mana alsintan tersebut bermanfaat bagi petani dan masyarakat sekitar.

"Mari berkolaborasi dengan tim inspektorat agar catatan-catatan yang diberikan dapat menjadi sarana perbaikan kita untuk dimasa akan datang," seru Jamal.

Sementara itu, Ketua Tim Pemantauan dan Evaluasi Inspektorat Jenderal Kementan Erny Dwi Astuti menjelaskan kegiatan ini, tidak hanya menilai pemanfaatan alsintan, melainkan mengetahui apa saja kendala yang dihadapi brigade pangan sehingga dapat diteruskan sebagai rekomendasi kepada pengambil kebijakan.

"Oleh karena itu, alsintan tidak hanya sebatas penggunaan, teman-teman brigade pangan harus melengkapi administrasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara," tutupnya.

(YM/*)