Soppeng, Celebesindo.com, Dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng kembali melakukan penyesuaian mendadak.
Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 338/12640/Disdik tanggal 31 Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten Soppeng mengeluarkan himbauan resmi agar seluruh aktivitas pembelajaran dilaksanakan secara daring mulai 1 hingga 4 September 2025.
Kebijakan ini diambil sehubungan dengan meningkatnya aksi demonstrasi di berbagai wilayah yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar.
Melalui surat edaran yang ditandatangani oleh Penjabat Jabatan Sekretaris Daerah, Andi Muhammad Surachman, pemerintah daerah menegaskan enam poin penting yang wajib dipatuhi seluruh satuan pendidikan negeri maupun swasta di Kabupaten Soppeng.
Di antaranya, pelaksanaan pembelajaran daring selama empat hari ke depan, kewajiban guru untuk memanfaatkan platform dan media digital dalam mengajar, serta peran pengawas dan kepala satuan pendidikan dalam memastikan efektivitas proses belajar tetap terjaga.
Kondisi ini membuat para guru di Soppeng bergerak cepat. Sejak menerima informasi, mereka langsung menyusun strategi pembelajaran daring dengan memanfaatkan berbagai media, mulai dari WhatsApp Group, Google Forms, Google Classroom, hingga Zoom Meeting.
Langkah ini diambil demi memastikan proses pembelajaran tidak terhenti meski tatap muka sementara ditiadakan.
Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng turut diminta untuk melakukan pemantauan, evaluasi, sekaligus melaporkan hasil pelaksanaan kebijakan tersebut kepada Bupati Soppeng.
Evaluasi ini menjadi penting untuk memastikan capaian kompetensi peserta didik tetap terpenuhi, meski proses belajar dialihkan secara online dalam waktu singkat.
Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah juga menekankan bahwa aktivitas pembelajaran tatap muka dihentikan sementara waktu hingga situasi dan kondisi dinyatakan aman serta kondusif.
Apabila ada perkembangan lebih lanjut, pemerintah akan segera memberikan informasi tambahan kepada seluruh satuan pendidikan.
Kebijakan ini mendapat beragam respons dari kalangan pendidik dan orang tua. Sebagian guru mengakui bahwa kebijakan ini cukup mendadak, namun mereka tetap berkomitmen untuk menyesuaikan metode mengajar agar siswa tetap bisa mengikuti materi dengan baik. Sementara itu, orang tua diharapkan mendukung anak-anak mereka dalam mengikuti pembelajaran daring selama periode ini.
Dengan adanya langkah cepat ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif meskipun tidak dilakukan secara tatap muka.
Situasi ini juga menjadi momentum bagi dunia pendidikan di Soppeng untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pembelajaran.
(Red)
