Pelatihan Penguatan Kelembagaan Sawit 2025, Dorong SDM Unggul dan Kelembagaan Kuat di Pasangkayu -->

Translate


Pelatihan Penguatan Kelembagaan Sawit 2025, Dorong SDM Unggul dan Kelembagaan Kuat di Pasangkayu

CELEBESINDO
Kamis, 10 Juli 2025


Palu, Celebesindo.com, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama Kementerian Pertanian melalui BBPP Batangkaluku menggelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan bagi pekebun sawit di Kabupaten Pasangkayu.


Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston Palu, tanggal 7–16 Juli 2025, dan diikuti oleh 59 peserta dari kelompok tani, gapoktan, hingga koperasi.


Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat kompetensi SDM sebagai aktor utama dalam tata kelola kebun rakyat.


Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan aspek pertumbuhan produksi, ekspor, dan keberlanjutan sawit.


“Indonesia butuh program pembangunan yang berkelanjutan, tidak hanya untuk menjaga dan meningkatkan produksi sawit dalam negeri, hal ini dibutuhkan juga untuk mendorong akselerasi baik pada aspek hilirisasi maupun tata kelola sawit secara berkelanjutan.” Tegas Menteri Pertanian Amran.


Tidak hanya fokus pada aspek teknis, pelatihan juga membekali peserta dengan keterampilan manajerial, kepemimpinan, dan pengelolaan usaha tani yang berkelanjutan.


“Pembangunan pertanian butuh SDM unggul. Kelembagaan yang kuat akan membuat petani lebih mandiri dan berdaya,” tegas Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti. Rabu (8/7/2025). 


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, yang menekankan pentingnya kelembagaan sebagai pondasi daya tawar petani di tengah dinamika pasar.


Ia juga mengapresiasi antusiasme generasi muda dan peran aktif perempuan dalam pelatihan ini, terutama dalam pengelolaan keuangan.


Pelatihan menggunakan metode 70% praktik dan 30% teori, termasuk simulasi lapangan dan PKL di Kelompok Tani Jaya Mandiri, Pasangkayu.


Materi disampaikan oleh narasumber dari berbagai instansi, seperti Dinas Perkebunan, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Widyaiswara BBPP Batangkaluku.


Ketua panitia, Yuli Nurnaningsih, menjelaskan bahwa peserta akan dievaluasi secara komprehensif mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebelum dinyatakan lulus.


Melalui pelatihan ini, diharapkan muncul SDM pertanian sawit yang profesional, tangguh, dan siap membangun kelembagaan tani yang solid dan berkelanjutan di Pasangkayu.


(YM)