Soppeng, Celebesindo.com, Suasana pelataran Gedung Lapatau Soppeng malam itu penuh semangat dan kebanggaan budaya. Komunitas seni dan budaya berkumpul merayakan Anniversary ke-5 Latoa Production atau Mattemmu Taung, sebuah lembaga kreatif yang dikenal konsisten melestarikan nilai-nilai budaya Bugis. Selasa malam (8/7/205).
Perayaan ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun pembina Latoa Production, Imran Dg. Parani, sosok yang telah menjadi inspirator dalam gerakan seni budaya lokal di Kabupaten Bone. Dengan mengusung tema “Mapparola Siri na Ade’, Masseddi Latoa”, acara ini menjadi momentum refleksi dan afirmasi akan pentingnya menjunjung tinggi harga diri (siri’) dan adat (ade’) sebagai fondasi kebudayaan.
Acara ini diwarnai berbagai persembahan seni yang memukau, mulai dari Tari Kreasi, lantunan gelegar Osong, hingga Tari Obor yang menggambarkan semangat menyala dalam menjaga warisan leluhur. Tak kalah menegangkan, sebuah atraksi magician ekstrem sukses mencuri perhatian para penonton yang memadati lokasi acara.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Karim, S.Pd., M.Pd., Ph.D, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.
“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat-sangat menyambut baik kegiatan kita ini, karena kami meyakini bahwa Latoa Production memiliki tujuan yang luar biasa, yang berakar kuat pada pelestarian, perlindungan, pemajuan, dan pemanfaatan budaya lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Imran Dg. Parani selaku Pembina Latoa Production menyampaikan bahwa dasar pendirian Latoa Production adalah agar budaya yang telah diwariskan dapat dirawat dan dijaga secara kolektif, khususnya oleh generasi muda.
“Latoa Production berdiri karena kegelisahan kami akan makin terkikisnya nilai-nilai budaya. Kami ingin budaya ini terus hidup dan dirawat bersama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum Latoa Production, Andi Sul Jalalil, yang menekankan bahwa tema tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi panggilan moral.
“Mapparola siri na ade’, Masseddi Latoa mengajak kita semua agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Karena dari sanalah identitas kita sebagai bangsa terbentuk dan dikenang,” tegasnya.
Acara ini menjadi bukti bahwa kekuatan budaya bukan hanya pada masa lalunya, tapi juga pada bagaimana ia terus dirayakan di masa kini dan diwariskan untuk masa depan. Anniversary ke-5 Latoa Production telah menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang tumbuhnya kreativitas yang bersumber dari akar budaya Bugis.