Soppeng, Celebesindo.com, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng menggelar kegiatan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) perdana tahun 2025 yang dipusatkan di halaman Rumah Jabatan Bupati Soppeng pada Rabu (25/6).
Acara ini menyasar tiga kecamatan, yakni Ganra, Lalabata, dan Donri-Donri, dengan total penerima manfaat mencapai 332 orang yang terdiri dari 230 Mustahiq (warga kurang mampu), 100 siswa/santri, serta 2 warga penerima bantuan Rumah Layak Huni (RLH).
Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, Satturi, S.Pdi, M.Pdi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan BAZNAS.
Ia menjelaskan bahwa dari jumlah penerima, Kecamatan Lalabata menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak yaitu 150 orang (100 mustahiq dan 50 siswa/santri), diikuti Donri-Donri 120 orang (90 mustahiq dan 30 siswa/santri), serta Ganra sebanyak 60 orang (40 mustahiq dan 20 siswa/santri).
“Untuk bantuan Rumah Layak Huni berasal dari BAZNAS RI, yang diterima oleh Ibu Mardini dari Mamgkawani, Kelurahan Bila dan Ibu Mastang dari Bila Tungkee, Kelurahan Botto,” ujar Satturi.
Jenis bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, beras, dan paket sembako bagi mustahiq, serta uang tunai dan perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi atau santri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Soppeng, Dra. Hj. Andi Nurlina, M.Si, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, perwakilan Kepala Kemenag, Pasi Intel Kodim 1423, Kapolsek Lalabata, para camat, kepala KUA, penyuluh agama, dan para Ketua UPZ dari tiga kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Hj. Andi Nurlina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Muzakki (donatur) yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS juga mengumumkan jadwal penyaluran berikutnya di sejumlah kecamatan lainnya:
Lilirilau – 8 Juli 2025
Liliriaja & Citta – 15 Juli 2025
Marioriawa – 17 Juli 2025
Marioriwawo – 22 Juli 2025
Di akhir laporannya, Satturi mengungkapkan bahwa BAZNAS Soppeng berkomitmen menyalurkan ZIS secara transparan dan sesuai regulasi.
Ia menyebut bahwa BAZNAS Soppeng telah menjalani audit independen dan audit syariah dari Kemenag Sulsel, dan meskipun tahun ini mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), itu semata karena satu program belum dijalankan, bukan karena penyimpangan.
“Kami berharap para penerima manfaat tidak terus bergantung pada bantuan. Jika suatu saat tidak lagi terdata sebagai penerima, anggaplah itu pertanda bahwa kita sudah menjadi bagian dari para pemberi,” tutup Satturi.
(Red)
