Penguatan SDM Pertanian: UPT Kementan Dukung Kegiatan Upgrading Asesor Kompetensi -->


 

Translate


Penguatan SDM Pertanian: UPT Kementan Dukung Kegiatan Upgrading Asesor Kompetensi

CELEBESINDO
Selasa, 14 Mei 2024


Gowa, Celebesindo.com, Salah satu UPT Kementerian Pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku memfasilitasi penggunaan sarana dan prasarana bagi peserta Upgrading Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian, Rabu (15/5/2024).


Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut dimulai tanggal 15 hingga 16 Mei 2024 dan diikuti oleh 21 orang peserta yang berasal dari berbagai instansi dan daerah. Seluruh peserta akan difasiltasi berupa ruang belajar dan asrama.


LSP Pertanian sendiri memiliki pengertian sebagai lembaga pendukung Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bidang pertanian.


Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, penguatan SDM harus dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian, sekaligus mendukung upaya mencapai swasembada.


Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Kementerian Pertanian terus mendukung seluruh kegiatan pertanian dari berbagai aspek, mengupayakan lahirnya berbagai inovasi dan perluasan jejaring kemitraan pertanian melalui berbagai kegiatan dan program strategis, karena kolaborasi diperlukan untuk peningkatan kualitas SDM pertanian yang handal.


Dedi Nursyamsi juga mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk mewujudkan SDM pertanian yang bermutu dan berdaya saing.


"Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian, penguatan pendidikan vokasi pertanian, penguatan pelatihan vokasi dan sertifikasi profesi pertanian," kata dia


Pusat Pelatihan Pertanian selaku LSP Kementan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas asesor. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian sekaligus Ketua LSP Pertanian, Muhammad Amin mengatakan, dengan dicanangkannya pengembangan SDM sebagai salah satu program utama pemerintah, maka permintaan sertifikasi untuk sektor pertanian semakin banyak.


"Untuk itu, dibutuhkan tenaga Asesor yang handal di bidang kompetensinya agar kedepan SDM di sektor pertanian dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk-produk pertanian melalui mekanisme sertifikasi," kata Amin pada acara Perpanjangan Sertifikat Asesor Kompetensi/Recognition Current Competency (RCC) Asesor Kompetensi, Bogor, Minggu (22/1/2023).


(Red)