Polres Soppeng Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan di Sejumlah Area Obyek Wisata Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H -->

Translate


Polres Soppeng Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan di Sejumlah Area Obyek Wisata Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H

CELEBESINDO
Kamis, 11 April 2024


Soppeng, Celebesindo.com, Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H, Polres Soppeng menerjunkan sebanyak 187 Personil melaksanakan pengamanan di area tempat Wisata yang ada di kabupaten Soppeng, Kamis 11 April 2024.


Pengamanan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas dan atau tindak kejahatan di obyek wisata yang tersebar di Wilayah Kabupaten Soppeng.


Kapolres Soppeng AKBP Dr H.Muhammad Yusuf Usman SH.,MT.,CIPA mengatakan, sebelum Hari Raya Idul Fitri 1445 H pengamanan difokuskan pada arus mudik, tempat ibadah, dan pasar Tradisional sedangkan mulai H+1 lebaran pihaknya lebih memperketat pengaman di obyek wisata.


“Personel Polres maupun Polsek kita libatkan, anggota Polres Kita ploting ketempat objek wisata yang ada di kabupaten Soppeng sedangkan Anggota Polsek di ploting  ke  objek wisata yang ada di wilayahnya masing -masing.


Mantan Kasatlantas Polrestabes Makassar itu menerangkan, tempat wisata yang diperketat pengamananya diantaranya, Obyek Wisata permandian air panas Lejja , Kecamatan Marioriawa, Maccahaya water Park di Maccope, Permandian Ompo Kecamatan Lalabata, Permandian Alam Citta Kecamatan Citta, Permandian Lereng Hijau Buludua Kecamatan Marioriwawo, serta Waterboom Salonro Kecamatan Lilirilau.


“Personel kita terjunkan untuk melakukan pengamanan pusat keramaian, melaksanakan tindakan awal apabila terjadi sesuatu,” ujarnya.


Selain itu, juga mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan di lokasi wisata, karena apabila ada kemacetan, maka petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas.


“Kami mengimbau masyarakat saat berwisata tetap waspada tindak kejahatan dan kepada petugas/pemilik objek wisata agar mengutamakan savety/keselamatan para pengunjung saat menikmati tempat wisata tersebut  ,”tandas Kapolres Soppeng AKBP Muhammad Yusuf. 


(Red/Humaspol)