Belajar Teknik Pertanian, Sejumlah Mahasiswa UNM Tingkatkan Ilmu Dengan Magang Selama 4 Bulan di UPT Kementan -->


 

Translate


Belajar Teknik Pertanian, Sejumlah Mahasiswa UNM Tingkatkan Ilmu Dengan Magang Selama 4 Bulan di UPT Kementan

CELEBESINDO
Senin, 04 Maret 2024


Gowa, Celebesindo.com, Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku menerima kembali mahasiswa peserta magang Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Program Studi  Pendidikan Teknologi Pertanian Universitas Negeri Makassar  , pada Selasa (5/03/2024).


Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) didukung oleh kementerian Pertanian RI melalui peluang magang bagi mahasiswa. 

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meyakini Pendidikan pada perguruan tinggi mampu menghasilkan SDM milenial yang handal, salah satunya dengan  mendukung transformasi  untuk mendukung  program MBKM.


“Dengan Pendidikan, kami berharap petani millennial mampu memberikan inovasi dalam pertanian, karena bagaimana pun. Masa depan pertanian  berada dipundak generasi millennial”. Katanya


Sedangkan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, Mengatakan guna mendukung Pembangunan pertanian yang semakin maju kedepannya perlu dilakukan penyiapan dan pencetakan SDM pertanian unggula.


“Melalui Pendidikan dan program MBKM ini dapat menimbulkan SDM yang kompetitif dan menjadi andalan sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul serta sebagai pengusaha pertanian millennial yang andal, kreatif, inovatif, professional dalam pencetakan SDM Pertanian Unggulan”. Kata dedi.



Penyelenggaraan magang ini dilaksanakan di BBPP Batangkaluku sebagai bentuk implementasi dalam mendukung MBKM. Penerimaan Mahasiswa Magang ini diterima langsung oleh , Widyaiswara BBPP Batangkaluku Ferial, S.P., M.Si. ,  Selaku perwakilan dari Tim Kerja Program dan Evaluasi Heppy Love Rida Sinaga, S.Si., M.T.P..,  dan Perwakilan dari Tim kerja Barang Milik Negara dan Rumah Tangga Muh.Jufri, SP.


Dalam program ini terdapat 5 mahasiswa serta pelaksanaan magang mahasiswa UNM ini berlangsung selama 4 bulan Maret hingga Juli 2024. Selama magang, mahasiswa diberikan pemahaman praktis mengenai teknik-teknik pertanian, pengelolaan tanaman, dan perawatan alat pertanian. Selama magang, mahasiswa melakukan pengamatan lapangan dan menyusun laporan kegiatan yang dipresentasikan dalam seminar hasil.