Tingkatkan Manajerial Pelaku Usaha Tani, Kementan Latih Penyuluh dan Petani di Papua -->


 

Translate


Tingkatkan Manajerial Pelaku Usaha Tani, Kementan Latih Penyuluh dan Petani di Papua

CELEBESINDO
Rabu, 27 Desember 2023


Papua, Celebesindo.com, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) melalui BBPP Batangkaluku bekerjasama Dinas Pertanian Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) Manajemen Usaha Tani.


BIMTEK ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial pelaku usaha tani agar memiliki kelembagaan yang kuat dan mandiri.


Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari efektif dari tanggal 26 s/d 30 Desember 2023 yang dilangsungkan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku dan diikuti sebanyak 18 orang peserta yang berasal dari petani dan penyuluh pertanian Kabupaten Raja Ampat.


Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan, pertanian adalah salah satu sektor paling penting dalam menjaga keberlangsungan negara, dengan kata lain, pekerjaan di sektor pertanian adalah pekerjaan masa depan, jelasnya.


"Peningkatan kapasitas SDM penting dilakukan karena, faktor utama yang mengambil peran kunci dalam pembangunan pertanian adalah SDM, yang perlu ditingkatkan adalah kapasias pelakunya, yaitu Petani," tandas Dedi.


Dedi mengatakan, upaya ini harus disertai usaha dari petani, penyuluh, dan segenap insan pertanian lainnya untuk selalu berupaya meningkatkan produktivitas pertanian.


"Seluruh pihak terkait harus meningkatkan kapasitasnya melalui berbagai pelatihan teknis maupun manajemen," imbuh Dedi.


Sementara itu, Yuli Nurnaningsih selaku SubKoor Program dan Kerjasama BBPP Batangkaluku  mengatakan bahwa, "Dengan BIMTEK ini diharapkan mampu memahami  dan mengelola manajemen dengan baik, sehingga bisa terus maju, tumbuh dan terus berkembang mencapai tujuan bersama, yaitu memiliki kelembagaan yang kuat dan mandiri, jelasnya.


“Hal ini dibutuhkan peningkatan SDM agar pengelolaan manajemen dapat dilakukan secara efektif dan efisien. 


"Karena itu peranan manajemen akan sangat mempengaruhi keberhasilan usahatani. 


"Dan setiap petani akan mempunyai kemampuan yang berbeda dalam mengelola usahataninya, sehingga memberikan hasil yang berbeda. “pungkasnya.