Memilih Jalan Hidayah Oleh : Ustadz Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG -->


 

Translate


Memilih Jalan Hidayah Oleh : Ustadz Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG

CELEBESINDO
Kamis, 30 November 2023


Rasa Syukur selalu menyertai segala aktifitas kita dengan melafadzkan Kalimat Tayyibah Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah, Tuhan semesta Alam. 


Yang memberikan berjuta juta nikmat berupa kesehatan dan kesempatan untuk menghirup udara segar Mengawali hari yang cerah ini, awal bulan Desember 2023. Semoga selalu dalam Rahmat Tuhan yang maha Esa.


Shalawat teriring salam kepada Junjungan alam semesta, Nabi Akhir Zaman, yang membawa umat manusia dari zaman kegelapan menuju zaman penuh cahaya dan rahmat, Baginda Nabi Muhammad SAW.


Sesungguhnya manusia adalah Utusan Allah yang menerima amanah sebagai Khalifah di Muka Bumi. Sebagaimana makna Khalifah adalah sebagai Pengatur, Pengelola atau sebagai penanggung jawab kehidupan dibumi. 


Betapa Banyaknya kasih sayangnya Allah kepada Manusia sehingga manusia kadang lupa atas semua nikmat yang diberikan. 


Banyak yang memahami nikmat hanya sebatas kesenangan dan kebahagiaan, kelapangan, serba cukup, sehat dan sebagainya, padahal segala sesuatu yang ada di muka bumi, yang terjadi maupun yang belum terjadi adalah berupa nikmat yang  besar bagi mereka yang sadar, memahami dengan banyak tafakkur merenung diri. 


Nikmat Allah yang banyak itu disertai dengan banyak petunjuk petunjuk agar manusia selalu bersyukur dengan semua yang terjadi. Rasulullah SAW ketika turun Hujan, dengan Ucapan yang singkat Rasulullah berdoa “Allaahumma Shoyyiban Naa Fi’aa” Ya Allah, apa yang terjadi ini, jadikanlah bermanfaat. 


Kalimat Shoyyiban adalah perubahan bentuk kata dari Shoba – Yashibu – Shoyyiban – Mushibah. Yang artinya segala sesuatu yang terjadi. 


Jadi sebenarnya makna kata Mushibah itu adalah bentuk netral yang tidak memihak pada kejadian tertentu. 


Mushibah adalah segala sesuatu yang terjadi. Baik buruknya tergantung bagaimana manusia memahaminya. Sehingga dari sinilah kita bisa memahami bahwa segala hal  buruk yang terjadi pada manusia dan alam semesta adalah atas kehendak manusia dan segala hal baik yang terjadi adalah kehendak Tuhan yang maha kuasa karena tidak ada sesuatu pun yang terjadi dimuka bumi ini selain semua adalah nikmat dari Tuhanmu.


Bagiaman cara memahami bahwa segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi ini adalah Nikmat? Adalah dengan memahami segala bentuk petunjuk petunjuk yang telah Allah berikan kepada Alam semesta. Petunjuk dalam Al-Qur’an disebut dengan Istilah Hidayah. 


Hidayah adalah bentuk tunggal dari kata Hudan. Hudan adalah bentuk jamak. Apa arti Hidayah? 


Hidayah memiliki 3 Pengertian:


Hidayah adalah Bimbingan Allah yang memudahkan seseorang untuk ibadah : semua ibadah sudah gampang, nikmat. Surah ke 2 ayat 2 Sampai 4. Ciri cirinya Gemar melakukan Ibadah, meningkat keimanannya, gemar Infaq, senang berinteraksi dengan Ayat ayat Al-Qur’an. Bekerja bukan untuk kaya, Tapi bekerja untuk mempertanggungjawabkan harta. 


Motivasi bekerja untuk amal ibadah.


Perlindungan yang Allah berikan untuk membebaskan dari setiap kesulitan (Solusi dari persoalan yang kita alami), Semua akan terlihat nikmat apabila sudah masuk hidayah. Seperti yang terjadi pada kisah Pemuda Ashabul Kahfi.


Jalan menuju kesuksesan dan kebahagiaan. Dalam bahasa Al-Qur’an. Sukses : Fauz, Bahagia : Farah, Sukses dan Bahagia : Falah. QS 23 ayat pertama : Beruntung (Sukses dan Bahagia), QS. Al-Baqarah ayat 5.


Cara mendapatkan hidayah dalam Al-Qur’an ada dua cara, cara yang pertama adalah dengan meningkatkan Taqwa kepada Allah, bentuknya Ibadah ritual. Surah At-Thalaq ayat 2-3. Cara yang kedua adalah dengan perbanyak Mohon Ampunan (Istighfar). 


Kalimat shalat ada 3 : Shalat, As-Shalawati dan Shalawatun. Masuk surga jangan sendiri, ajak keluarga. Ajarkan shalat kepada generasi kita. 


Carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan bersungguh-sungguh. Qs. Al-Maidah ayat 35. 

Setiap nabi diberikan, Hudan atau petunjuk. 


Beruntungnya Umat Muhammad diberikan Al-Qur’an yang disebut petunjuk hidayah. 


Kalau ingin bahagia ada al-Qur’an. Qs. Adz-Dzaariyat ayat 15-23. 


Mari dekatkan diri dengan Al-Qur’an. Dari Abu Hurairah, Ia berkata bahwa Rasulullah bersabda: Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga,” (HARI. Muslim).