Wabup Soppeng Jadi Irup di HKN Ke 58 Tahun, Menkes RI Singgung Krisis Kesehatan di Masa Pandemi -->

Translate


Wabup Soppeng Jadi Irup di HKN Ke 58 Tahun, Menkes RI Singgung Krisis Kesehatan di Masa Pandemi

Selasa, 15 November 2022


Soppeng, Celebesindo.com,-Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 tahun, Pemda Soppeng menggelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 Tahun yang dilangsungkan di halaman kantor Bupati Soppeng Jalan Salotungo , Senin (14/11/2022).

Dalam upacara tersebut yang bertidak selaku  Inspektur Upacara  yakni Wakil Bupati Soppeng, Ir. H. Lutfi Halide, MP.

Sementara itu yang bertindak selaku Komandan Upacara adalah Amrullah, Apt. MM pegawai RSUD La Temmamala.

Sedangkan sebagai Pembaca Undang-Undang Tahun 1945 yakni Andi Ayu Wulandari, S.Kep. Ners pegawai RSUD La Temmamala dan
sebagai pembaca Doa adalah Arisman, S.Sos dari Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Soppeng, Ir. H. Lutfi Halide, MP membacakan sambutan seragam menteri kesehatan RI (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin yang mengatakan bahwa, "HKN ke-58 Tahun 2022 mengangkat tema "Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku". 

"Tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama, bahu membahu, dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi COVID-19, sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif agar Indonesia kembali bangkit dan kembali sehat", katanya.

"Tantangan yang kita hadapi sangat berat, dan semua negara, di seluruh dunia, sedang menghadapi ujian. 

"Krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19 belum sepenuhnya pulih, namun, di tengah tantangan yang berat, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini".

"Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19, dan masuk sebagai negara lima besar dengan vaksinasi terbanyak di dunia, dengan total 442 juta dosis vaksin telah disuntikkan sampai dengan Oktober 2022, sebutnya.

Dikatakannya, "Dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, bangsa Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai bangsa yang tangguh".

"Masyarakat dusun dan kampung saling melindungi dan saling berbagi. 

"Ulama, tokoh agama, dan tokoh adat, aktif mendampingi masyarakat. 

"Organisasi sosial keagamaan bergerak cepat membantu masyarakat".

"Tenaga kesehatan, TNI/Polri, dan jajaran birokrasi saling bersinergi".

"Lembaga-lembaga negara juga mendukung Pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian ini. 

"Karakter bangsa Indonesia sebagai pejuang, saling peduli, bergotong royong merupakan modal utama kita bisa segera mengatasi pandemi ini".

"Pandemi juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus berbenah, melakukan transformasi pada sistem kesehatan di tanah air".

"Kemenkes saat ini sedang melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 pilar, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan, sekaligus sebagai bentuk kesiapan pemerintah dalam menghadapi masalah kesehatan di masa yang akan datang".

"Adapun fokus 6 pilar transformasi kesehatan adalah transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan".

"Dengan rasa syukur dan bangga, saya juga ingin menyampaikan pencapaian Presidensi G20.

"Indonesia bidang kesehatan yaitu : 1. "Pandemic fund yang diusung sejak Presidensi G20 Arab Saudi, dilanjutkan pembahasannya pada Presidensi G20 Italia, kini mewujud nyata dan diluncurkan pada Presidensi G20 Indonesia".

2. "Selesainya evaluasi independen terhadap inisiatif ACT-Accelerator untuk memastikan akses negara-negara ke sumber daya kesehatan dalam menanggulangi pandemi di masa depan".

3. "Presidensi G20 Indonesia telah membuat kemajuan dengan mengajak negara anggota G20 memberikan fokus perhatian yang berkelanjutan pada surveilans genomik patogen, sebagai bagian penting dari pencegahan dan kesiapsiagaan pandemi".

4. "Presidensi G20 Indonesia juga berhasil mengharmonisasi sertifikasi kesehatan pada perjalanan internasional, membangun interoperabilitas sistem antar negara".

5. "Pada Presidensi G20 Indonesia ini, negara-negara anggota G20 juga berhasil mencapai kesepakatan agar analisis kesenjangan dan pemetaan jaringan penelitian dan manufaktur vaksin, alat diagnosis, dan terapeutik dilaksanakan, serta akan dilanjutkan pada Presidensi G20 India.

6. "Presidensi G20 Indonesia juga memberi ruang bagi keberlanjutan pembahasan serta perhatian dunia akan penanggulanan Tuberkulosis, implementasi One Health, dan perlawanan terhadap Resistensi Antimikroba".

"Pada kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya, kepada segenap insan kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan Indonesia. Perjuangan kita masih panjang". 

"Saya berharap semua insan kesehatan agar :

1. "Terus mendorong terbangunnya gerakan masyarakat hidup bersih dsn sehat, di antaranya melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktifitas fisik setiap hari, dan mencuci tangan dengan sabun".

2. "Terus mendorong masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin, baik pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi, pemeriksaan penyakit-penyakit sesuai siklus hidup".

3. "Terus mengembangkan diri dan organisasi dalam kompetensi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat", Pungkas Menkes dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Soppeng Ir H Lutfi Halide.

Dalam upacara tersebut para peserta terdiri dari tenaga kesehatan se Kabupaten Soppeng dan ASN Pemkab Soppeng.

Turut hadir, ketua DPRD Kabupaten Soppeng, para Anggota Forkopimda Kab. Soppeng, Sekretaris Daerah, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng, para Kepala SKPD, para Kepala Puskesmas se Kabupaten Soppeng, para Ketua Organisasi Profesi tenaga kesehatan.

Published : Yulisa Muhrin