Kadisdikbud Andi Sumangerukka Apresiasi Keikutsertaan Soppeng Dalam Festival Budaya di Benteng Somba Opu Raih Prestasi -->

Translate


Kadisdikbud Andi Sumangerukka Apresiasi Keikutsertaan Soppeng Dalam Festival Budaya di Benteng Somba Opu Raih Prestasi

Senin, 31 Oktober 2022


Soppeng, Celebesindo.com,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng ikut berperan serta dalam event budaya yang digelar selama tiga hari mulai Jumat 28 Oktober hingga Minggu 30 Oktober 2022 yang dilangsungkan di Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kota Makassar.

Dalam kegiatan ini sebanyak 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan menjadi peserta yang salah satunya dari Bumi Latemmamala kabupaten Soppeng.

Pada kegiatan event ini, Kontingen Kabupaten Soppeng turut langsung dihadiri Andi Sumangerukka Syahrazad, SE, S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Kepala Bid. Kebudayaan bersama Staf Bidang Kebudayaan, Team pengisi acara SMPN 1 Soppeng dan Sanggar Seni Kawali Soppeng.

Kepala Dinas Dikbud Soppeng Andi Sumangerukka sangat mengapresiasi akan keikutsertaan pada Festival Budaya Benteng Somba Opu dalam rangka memperingati hari jadi Sulsel yang ke 353 tahun.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua team atau kontingen atas partisipasinya dalam pegelaran Festival Budaya ini, dengan keikutsertaannya kali ini tentu kita punya kesempatan besar untuk memperkenalkan kepada daerah lain bahwa budaya kearifan lokal yang kita miliki ini masih tetap kami terus berupaya untuk menjunjung tinggi dan dilestarikan", ungkap Andi Sumangerukka.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Soppeng Dr. Karim, M.Pd selaku Koordinator team memaparkan bahwa team yang kami bawa ada dua yaitu Team Karnaval dan tari, jelasnya.


Dikatakannya, Kedua team ini masing masing mengusung tema, team karnaval bertemakan Tumbuh Kembang Wennang Sabbe di Kabupaten Soppeng’ dan team Tari mengusung tema Tradisi Mattimpa Sare'.

Team karnaval budaya Soppeng yang diperankan siswa-siswi SMPN 1 Soppeng di bawah tangan dingin (Pelatih) Andi Syahbandar, S.Pd. terinspirasi dari kepopuleran Kabupaten Soppeng akan benang Sutranya dari masa lalu atau era 1970 dan 1980.

Soppeng di era tersebut merupakan penghasil benang sutera yang hampir tidak ada duanya di Sulawesi Selatan.

Ke-31 orang pendukung Karnaval ini akan menggambarkan bagaimana sutra dihasilkan dengan proses yang luar biasa dengan alat tenun tradisional.

Masyarakat Soppeng masa lalu menggunakan alat tenun untuk memproses sutera itu dari bentuk kepompong sampai dengan
menghasilkan benang sutra yang luar biasa.

Berbagai reka bentuk alat itu ditampilkan pada Karnaval ini, seperti kepompong, alat pemintal dan lainnya.



Yang tidak kalah pentingnya adalah Karnaval ini menunjukkan bagaimana benang sutera di Soppeng sekarang ini dimodifikasi dengan berbagai corak dan bentuk, termasuk corak dan bentuk Kelelawar atau Kalong, yang menjadi ciri khas Soppeng.

Kota Soppeng bahkan dijuluki dengan kota atau kabupaten Kalong.

Tentu karnaval ini tidak dapat menggambarkan secara menyeluruh proses pembuatan dari kepompong menjadi benang sutera (wennang sabbe) dengan corak kelelawarnya, olehnya itu, ayo ke Soppeng ".

Sementara itu, team Tari yang diperankan oleh Sanggar seni Kawali Soppeng yang mengusung tradisi masyarakat di Soppeng yaitu TARI MATTIMPA SARE'.

Tari Mattimpa Sare adalah sebuah tarian yang di angkat dari tradisi masyarakat Desa Tetewatu Kabupaten Soppeng.

Mattimpa Sare' dilakukan setiap tahun atau 2 tahun sekali.

Sebelum proses Mattimpa Sare' dimulai, Katte' atau orang yang dituakan menggelar prosesi "Mabbaca".

Pisang, kelapa dan makanan disimpan di depan sumur sebagai rasa syukur atas sumber air yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Tradisi Mattimpa Sare' juga mempererat silaturahmi, gotong royong atau kerja sama dalam masyarakat.

Pada proses pelaksanaannya masyarakat menguras sampai habis air dari dalam sumur, setelah airnya habis biasanya kaum wanita datang menyuguhkan makanan berupa ketupat, lawa bale, sambala' kaliki dan peco' bue.

Setelah itu masyarakat biasanya bermain air bersuka ria bersama.

Setelah air sumur penuh kembali, masyarakat biasanya membawa air yang di simpan di dalam wadah dan dibawa pulang.

Mattimpa Sare' ini juga akan di ajukan dalam WBTB sebagai tradisi yang dimiliki oleh Kabupaten Soppeng.

Dijelaskan pula oleh Dr. Karim, bahwa pada pegelaran Karnaval Budaya Kabupaten Soppeng, "Alhamdulillah Soppeng menempati Juara 2 se Sulsel dan penyaji Terbaik pada pagelaran Seni Budaya se Sulsel pada Festival Budaya Benteng Somba Opu sebagai rangkaian Hari Jadi Ke 353 Sulawesi Selatan di Benteng Somba Opu.

(Red)