Bupati Soppeng Bersama Ketua DPRD Hadiri Acara Penerimaan Tim Verifikasi Lomba Desa Aman Pangan Nasional di Desa Timusu -->

Translate


Bupati Soppeng Bersama Ketua DPRD Hadiri Acara Penerimaan Tim Verifikasi Lomba Desa Aman Pangan Nasional di Desa Timusu

Kamis, 24 Maret 2022


Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak bersama Ketua DPRD Kabupaten Soppeng Syaharuddin Adam dan Kepala Desa Timusu Firdaus
(Ist).

Soppeng, Celebesindo.com,- Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, SE dan Ketua DPRD Soppeng Syaharuddin Adam menghadiri acara penerimaan Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa Pangan Aman yang dilangsungkan di Kantor Desa Timusu Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng, Kamis (24/03/2022).


Kepala Desa Timusu, Firdaus, S.Sos pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa," Selaku pemerintah desa menyampaikan selamat datang kepada Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa Pangan Aman yang telah tiba di desa Timusu ini serta saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Soppeng yang terus mendukung kami sehingga bisa berada di titik sekarang ini.


"Terkait klasifikasi desa, sejak tahun 2018 desa timusu sudah memasuki kategori desa Swasembada maksudnya adalah sudah mampu memenuhi kebutuhan terkait dengan sumber daya manusia dan alamnya.



"Karena pada tahun 2017 Desa Timusu masih berada dalam kategori desa tertinggal tapi pada tahun 2018 sudam masuk kategori berkembang, semua ini berkat dukungan dari Bupati Soppeng dan semua stakeholder yang ada sehingga pada tahun 2019 Desa Timus masuk ke dalam kategori Desa maju, dan pada awal tahun 2021 Desa Timusu sudah masuk ke kategori desa mandiri dan merupakan desa pertama di Sulawesi Selatan yang memegang predikat Desa mandiri, terang Firdaus.


"Untuk kegiatan keamanan pangan, kita sudah melakukan perluasan kader dan komunitas, karena menentukan berhasil tidaknya harus ada perluasan informasi melalui kader dan komunitas, maka salah satu untuk menyebarluaskan ini kami turunkan baliho yang besar “Desa Pangan Aman”.


Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi terkait keamanan pangan, maka saya sampaikan kepada pihak BPOM, walaupun kami tidak juara tapi perjuangan kami sangat luar biasa karena kami telah bisa mengamankan masyarakat kami terkait apa yang bisa dan tidak dilakukan demi menjaga kesehatan masyarakat, tandas Firdaus.


"Inovasi desa yang kami lakukan dapat menjadi motivasi kita dalam menjalankan pemerintahan di desa sehingga pada tahun 2017 kami melakukan pengadaan ambulance desa, pada tahun 2018 kami membuat konsep kampung rasa kota, program sampah menjadi berkah, serta kami berencana melaunching desa ini sebagai kampung kuliner berbasis kearifan lokal dengan maksud kita harus tetap mengingat bagaimana kearifan lokal kita.


"Inovasi lain yang merupakan gagasan dari Bupati Soppeng yaitu program ASBATIK (Ase, Bale, Itik) yang merupakan bahasa bugis yang artinya Ase (padi), Bale (ikan) dan Itik (bebek), yang kesemuanya itu bisa menghasilkan dalam satu lokasi, jelasnya.


Sementara itu, Indriemayatie Asri Gani, Apt sebagai Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa Pangan Aman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam sambutannya mengatakan, "Kami tim verifikasi dari pusat, saya ditemani oleh bapak Wawan dari Kementerian Dalam Negeri dan ibu Dwintan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, kami bertiga akan melakukan verifikasi terkait dengan dokumen yang di submit oleh desa timusu, Katanya.


"Desa Timusu menjadi salah satu dari 7 (Tujuh) Desa di Indonesia yang terpilih sebagai nominator dalam Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional Tahun 2022.


"Pemerintah pusat telah menginisiasi berbagai program dan kegiatan dibidang keamanan pangan yang berbasis masyarakat.


"Salah satunya melalui program desa pangan aman, yang merupakan bentuk intervensi keamanan pangan kepada komunitas masyarakat, pelaku usaha dan sekolah agar dapat menjadi masyarakat mandiri dalam keamanan pangan.


"Intervensi yang kami lakukan ini melalui sisi Supply side dan demand side.


"Jadi dalam hal ini kami berharap dari sisi Supply side adalah melalui kegiatan pembinaan para pelaku usaha dengan baik, sedangkan dari sisi demand side adalah melalui kegiatan pemberdayaan kader dan komunitas masyarakat yang paham dan cerdas dengan melakukan edukasi keamanan pangan.


"Sehingga strategi dua arah ini baik dari supply side mapun demand side kami harapkan dapat berjalan efektif untuk membangun desa secara mandiri, selanjutnya masyarakat menjadi cerdas dan dapat memenuhi kebutuhan bahan pangan yang bermutu dan bergizi.



"Kami mengharapkan pemerintah daerah, pemerintah desa dan para kader keamanan pangan beserta seluruh komunitas masyarakat di desa dapat mengimplemtasikan keamanan pangan secara berkelanjutan dan memberikan replikasi program ini kepada desa-desa yang lain yang berada di Kabupaten Soppeng.


"Selain itu kami berharap kepada desa timusu agar menjadi role model dan berbagi pengalaman kepada desa lainnya dalam mengimplementasikan keamanan pangan di desa ini.



Bupati Soppeng, H. Andi kaswadi Razak dalam sambutannya menyampaikan bahwa, "Atas nama pemerintah daerah menyampaikan selamat datang kepada Tim Verifikasi di Kota Kalong yang merupakan nama lain dari Kabupaten Soppeng.


"Dimana daerah kami memang kecil tapi dapat menjadi penentu untuk kemajuan Sulawesi Selatan.


"Di Kabupaten Soppeng dalam menghadapi setiap masalah, kita selalu bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut dengan semangat Yasissoppengi, terbukti ketika kami memerlukan bantuan maka masyarakat kabupaten Soppeng turut membantu, karena semangat Yassisoppeng ini merupakan kebersamaan dan warisan lokal yang didalamnya syarat akan makna dan semangat ini akan kami kami terapkan di Desa-Desa.


"Salah satu program inovasi Desa Timusu yaitu Program ASBATIK disamping menjadi nilai tambah juga dapat meningkatkan nilai produktifitas, serta kedepannya juga bisa menghasilkan beras organik yang berkualitas.


"Sehingga lebih aman untuk dikomsumsi oleh masyarakat, karena masalah kesehatan kita tidak boleh main-main karena tanggung jawab kita adalah menjaga masyarakat.


"Keberadaan program ini kami sangat optimis dan dibuktikan dengan kehadiran kami disini, dari pada hanya tinggal rapat saja tanpa ada bukti yang nyata, tutur Bupati Soppeng.


"Kepada tim Verifikasi, kami harapkan arahan dan bimbingannya, karena menjadi juara adalah bagian harapan kecil kami, yang terpenting adalah isi dari Program ini, demi kebaikan kita bersama karena kami yakin Tim pasti memiliki langkah strategis dalam program pangan aman ini, pungkas Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.



Turut hadir, Ketua DPRD Kab. Soppeng, Kadis Kesehatan Kabupaten Soppeng, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Soppeng, Camat Liliriaja bersama unsur muspika Kec. Liliriaja, para aparat Desa Timusu, para tim keamanan pangan Desa Timusu.


(Red)