Menkominfo : Pelaku UMKM Diharap Jadi Pengungkit Kebangkitan Ekonomi Nasional -->

Translate


Menkominfo : Pelaku UMKM Diharap Jadi Pengungkit Kebangkitan Ekonomi Nasional

Minggu, 13 Februari 2022

Menkominfo RI Jhonny

Jakarta, Celebesindo.com,- Menggunakan produk dalam negeri bisa membantu keberlangsungan bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang sedang didukung untuk masuk platform digital di tengah pandemi virus corona.

Perajin dan pelaku UMKM diharapkan bisa menjadi pengungkit kebangkitan perekonomian Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat berkunjung ke pameran Adi Wastra Nusantara di Jakarta.

"Ini sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia, mendorong produk-produk dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, yang merupakan salah satu program yang menjadi titik penting bagi kebangkitan UMKM di tengah derasnya arus digitalisasi," kata Johnny, dalam keterangan pers, Sabtu (12/2/2022), seperti dilansir dari Antara.

Salah satu cara yang bisa dilakukan setiap orang untuk mendukung UMKM adalah dengan membeli dan memakai produk mereka.

Pondasi ekonomi nasional ditopang aktivitas UMKM, penyumbang 60 persen dari Produk Domestik Bruto nasional. Pemerintah, kata Johnny, memberikan perhatian yang serius terhadap pengembangan pelaku UMKM.

"Pemerintah tentu mendukung dan mendorong agar pameran-pameran seperti ini dilakukan secara periodik, secara rutin," kata Johnny.

Johnny mendorong generasi muda melirik tenun-tenun lokal, peninggalan nenek moyang yang bisa dikreasikan menjadi busana masa kini.

Dalam sejumlah acara resmi, Menteri Johnny sering terlihat menggunakan setelan jas yang terbuat dari kain batik atau tenun.

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia merupakan salah satu program yang diluncurkan pemerintah pada masa pandemi, demi mendukung penggunaan produk lokal dan keberlangsungan bisnis UMKM.

Program ini juga mendorong pelaku UMKM untuk masuk ekosistem digital dan berjualan online agar bisnis tetap berlanjut di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Hingga Oktober 2021, program ini mendorong 7,2 juta pelaku UMKM lokal untuk migrasi ke platform digital. (IDR)