Kontingen Kabupaten Soppeng Tingkat SD Hanya mampu Membawa 3 Piala Pulang -->

Translate


Kontingen Kabupaten Soppeng Tingkat SD Hanya mampu Membawa 3 Piala Pulang

Sabtu, 04 Desember 2021



Soppeng, Celebesindo.com,-Kontingen Kabupaten Soppeng berhasil membawa pulang piala dalam lomba di Festival Tunas Bahasa Ibu yang digelar Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Novotel Grand Shayla, Kota Makassar (3-4/12/2021).

Kesuksesan para kontingan siswa sekolah dasar (SD) yang berhasil meraih tiga piala. 

Pendamping kontingen Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Soppeng, Muh.Ali Ramli, S.Pd dan Erni Ramadani, S.Pd ketika dihubungi via Whatshap, Sabtu (4/12//2021), mengungkapkan rasa gembiranya atas perolehan yang diraih oleh anak-anak hebat kita.

Saya merasa senang sekali. Ini membanggakan. Semula saat kami berangkat kami hanya berharap jangan sampai membuat malu Wanua La Temmamala. Kami pulang harus membawa oleh-oleh piala untuk Kabupaten Soppeng. Eh, Alhamdulillah dari keenam anak yang diutus, anak-anak mampu mengumpulkan Tiga piala.”tutur Ramli dan Enci"!.

Ketiga piala yang diraih para siswa itu terdiri atas tiga piala di tingkat SD diantaranya :

Yusriah Kasim. SDN. 135 Salebbo Mario, Juara Harapan I Kategori Mendongeng Putri

Muh. Rafif Rayyan. SDN. 71 Maccini, Juara Harapan III Kategori Pidato Putra.

Naila Aquila Herman. SDN. 96 Citta, Juara Harapan I Kategori Pidato Putri

Mengharumkan nama Daerah khususnya Kabupaten Soppeng. lebih lanjut pendamping Ramli dan Enci mengatakan prestasi yang diraih tersebut tidaklah mengecewakan, boleh dikata anak-anak sudah berusaha keras untuk mengharumkan nama Kabupaten Soppeng. 

Hal itu menurut Ramli dan Erni, akan mendukung rencana Bupati Soppeng dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang akan menjadikan pergerakan pelestarian pengajaran Bahasa Bugis sebagai kearifan lokal di Sekolah.

“Tentu saja hasil ini membanggakan dan membuat lebih bersemangat dalam mengajar. 

Sebagai guru kami akan berinovasi soal cara mengajar Bahasa Bugis yang lebih efektif. 

Diharapkan pelajaran Bahasa Bugis menjadi lebih menarik bagi semua siswa. 

Dengan begitu kami bisa mempertahankan dan menambah prestasi di event-event berikutnya. (ARS).