Ketua TP PKK Hj.Nurjannah Kaswadi Sebut Saat ini Kanker Serviks Merupakan Kanker yang Banyak Menyerang Perempuan -->

Translate


Ketua TP PKK Hj.Nurjannah Kaswadi Sebut Saat ini Kanker Serviks Merupakan Kanker yang Banyak Menyerang Perempuan

Kamis, 01 Juli 2021


Soppeng (Sulsel), Celebesindo.com,-Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng menggelar Sosialisasi Inspeksi Visual Asetat (IVA) Test Tingkat Kabuapten Soppeng Tahun 2021yang dilangsungkan di Baruga Rujab Bupati Soppeng, Jumat (2/7/2021).

Dikesempatan itu Ketua TP.PKK Kab.Soppeng, Hj.Nujannah Kaswadi dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu mengatakan "Tim Penggerak PKK merupakan mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilisator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK, termasuk Bidang Kesehatan yang merupakan salah satu program pokok PKK.

"Indonesia tengah mengalami perubahan pola penyakit, yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung dan kanker," ungkapnya.


Menurut Ketua TP PKK Kab.Soppeng," Saat ini, kanker serviks merupakan kanker yang banyak menyerang perempuan dan menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang perempuan di dunia serta urutan pertama untuk wanita di negara berkembang.

"Ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker serviks, salah satunya adalah dengan melakukan IVA test atau pemeriksaan. Seperti namanya, IVA test adalah suatu cara mendiagnosis dini kemungkinan adanya kanker serviks dengan menggunakan asam asetat.

Selain itu, pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan sel kanker pada leher rahim (serviks) dapat dilakukan dengan Pap Smear," ucapnya.


Ketua TP PKK Hj. Nurjanah Kaswadi berharap dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta melakukan skrining kesehatan IVA Test secara mandiri di fasilitas kesehatan sehingga dapat mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat kanker serviks. (Humas).