Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pengawas TK/SD Wilayah 1 Lalalabata Gelar Sosialisasi SPMI -->

Translate


Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pengawas TK/SD Wilayah 1 Lalalabata Gelar Sosialisasi SPMI

CELEBESINDO
Rabu, 07 Oktober 2020



Soppeng (Sulsel),  Celebesindo.com, Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dikabupaten Soppeng Sulawesi Selatan khususnya di wilayah 1 Kecamatan Lalabata, Pengawas TK/SD Sudirman, S.Sos, S.Pd melaksanakan Sosialisasi SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) kepada Kepala Sekolah, TPMPS (Tim Penjamin Mutu Pendidikan Sekolah) dan operator yang dilangsungkan di Ruang Sekolah SDN 7 Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng,  Kamis (8/10/2020). 


Sudirman, S.Sos, S.Pd selaku pengawas TK/SD wilayah 1 Kecamatan Lalabata mengungkapkan, Dalam kegiatan ini kami hadirkan pemateri Koordinator pengawas bapak Hasanuddin, S.Pd, M.Si yang juga selaku Fasda (Fasilitator Daerah) yang didampingi Hj. Astati, S.Pd, ujarnya. 

Menurut mantan guru berprestasi tingkat nasional ini bahwa, Sosialisasi SPMI ini penting dilaksanakan agar para kepala sekolah dapat memahami dan melaksanakan system penjaminan mutu pendidikan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan sistematis,  serta untuk melihat rapor mutu masing-masing sekolah, tuturnya. 


Dikatakannya, Pentingnya Penjaminan Mutu Pendidikan khususnya sekolah yang ada diwilayah 1 kecamatan Lalabata agar komitmen sekolah untuk meningkatkan pelayanan pendidikan dapat terwujud, paparnya. 

Sementara untuk penilaiannya ada 8 Standar Pendidikan Nasional (SPN) yang merupakan indikator dan sub indikator penilaian yang terurai dari tiap indikator yakni, 1.Standar Kompetensi Lulusan 2. Standar Isi 3.Standar Proses 4. Standar Penilaian 5.Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 6. Standar Sarana dan Prasarana 7. Standar Pengelolaan 8. Standar Pembiayaan.


Dalam Sosialisasi ini ada 10 kepala sekolah yang hadir yakni dari SDN 6 Ujung Baru, SDN 7 Salotungo, SDN 8, SDN 9, SDN 10, SDN 11 Umpungeng, SDN 12, SDN 13, SDN 167, para operator masing-masing sekolah serta masing-masing 1 perwakilan dari TPMPS, jelasnya.

TPMPS ini dibuatkan SK oleh UPT SPF yang kemudian diusulkan ke Direktorat Jenderal Paud, Dasar dan Menengah yang nantinya dinilai dengan raport setiap tahunnya. 

Apa yang ada dalam raport tersebut harus sesuai kenyataan dilapangan seperti misalnya sarana dan prasarana yang ada di sekolah tersebut, jumlah guru dan lainnya, ini penting karena saat di tinjau dan evaluasi harus sesuai laporan sebab jika tidak sesuai akan berimbas kepada program bantuan sarana prasarana, begitupun dalam pemeriksaan BPK akan berimbas ke rana hukum jika tidak sesuai, tandas mantan aktivis ini. 


Terakhir dikatakan "Saya berharap para peserta memahami apa yang disampaikan dan dilaksanakan sesuai juknis dan aturan yang ada dengan harapan semoga dengan kegiatan ini rapor mutu sekolah akan lebih meningkat dibanding tahun 2020 khususnya diwilayah 1 kecamatan Lalabata, terangnya.

"Harapan selanjutnya bahwa apa yang diperoleh dari sosialisasi ini dapat di informasikan pada guru guru lainnya. Pungkas Pengawas TK/SD wilayah 1 Sudirman, S.Sos, S.Pd. (Red/Al-As/Her).