Presiden Jokowi: Pemda Jangan Asal Ambil Keputusan -->

Translate


Presiden Jokowi: Pemda Jangan Asal Ambil Keputusan

Rabu, 30 September 2020


Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto Istimewa). 


Jakarta, Celebesindo.com, – Penambahan pasien sembuh 19 September 2020 di Indonesia tercatat paling tinggi. Tepatnya sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Maret lalu dengan angka kesembuhan menembus 4.088 kasus. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 dr. Reisa Broto Asmoro menjabarkan pada 18 September 2020. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 18 September 2020. Saat ini angka kesembuhan semakin baik. Recovery rate berada di kisaran 71%. Artinya 7 dari 10 orang yang terpapar dari Covid 19 telah sehat dan produktif kembali. 

Total pasien sembuh sudah mencapai 170.774 kasus. Sementara untuk kasus aktifnya ada 56.409 kasus. 

Dari data – data menunjukkan bahwa saat ini pasien positif yang sedang dirawat kurang dari 1/3 total kasus yang ada.

Sekedar diketahui, kasus aktif adalah jumlah pasien yang dalam perawatan atau isolasi. Karenanya kondisi baik harus dipertahankan dan ditingkatkan. 

Yang utama bagi semua adalah memutus mata rantai penyebaran Covid 19. 

Mari terus biasakan diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar. 

Presiden Jokowi sudah mengingatkan. Agar pemerintah daerah tidak asal -asalan dalam mengambil keputusan. 

Presiden meminta Pemda (Pemerintah Daerah) menggunakan data sebaran kasus dalam mengambil keputusan.

Seluruh Pemda juga diminta untuk mencegah penularan dengan cara membatasi kegiatan. 

Jadi apabila daerah, kabupaten dan atau kota dan tempat tinggal, mencatat adanya transmisi lokal, sebaiknya membatasi kegiatan. 

Untuk informasi, transmisi lokal adalah penularan yang bukan berasal dari dalam wilayah sendiri.

Dalam menekan penyebaran Covid 19, pemerintah telah melaksanakan langkah 3T yaitu testing, tracing dan treatment. 

Dalam konteks tracing atau pelacakan, Kemenkes telah menemukan lebih dari 1000 kluster. 

Kluster sendiri dapat terjadi di rumah, tempat kerja, atau di tempat kerumunan lainnya. 

Biasanya diawali salah satu orang yang positif dan tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Lalu menularkan ke orang – orang di sekitarnya. 

Kalimat Jokowi pada Pemda tidak asal ambil keputusan. Seperti diketahui salah satu kepala Pemda, Anies Baswedan atau disapa Anies memberikan keputusan yang menuai kritik dari para Menteri Jokowi. 

Menteri Koordinasi (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pada 10 September 2020 bahwa Pengumuman PSBB yang disampaikan oleh Anies berdampak langsung  terutama terhadap pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Padahal, sampai dengan kemarin beberapa sektor usaha masih tumbuh positif, antara lain industri kimia, agrikultur, keuangan, pertambangan, aneka industri, konsumsi, infrastruktur, dan perdagangan. 

Adanya tiga sektor usaha yang rentang dengan adanya kebijakan PSBB total, sehingga dimungkinkan dalam pengambilan keputusan, Anies tidak terlebih dahulu berdiskusi dengan pemerintah pusat, padahal bisa berdampak pada perekonomian khususnya ibukota Jakarta.