Pelatihan Pembelajaran Aplikasi Zoom dan Google Classroom Bagi Guru PJOK Wilayah IV Kecamatan Lalabata -->

Translate


Pelatihan Pembelajaran Aplikasi Zoom dan Google Classroom Bagi Guru PJOK Wilayah IV Kecamatan Lalabata

CELEBESINDO
Selasa, 29 September 2020



Soppeng (Sulsel), Celebesindo.com, Wabah pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap disemua sektor kehidupan manusia, termasuk sektor pendidikan.

Menghadapi kondisi seperti itu maka semua orang harus mampu melakukan perubahan, yakni mengubah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru.

Perubahan tersebut termasuk dalam pembelajaran PJOK atau Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. "Pada kondisi seperti ini intinya adalah beradaptasi dengan keadaan yang ada, ujar Ramli Mahmud,S.Pd pengawas TK/SD wilayah IV Kecamatan Lalabata.

Untuk melakukan adaptasi itu maka perlu strategi yang pas agar bisa memperlancar kegiatan pembelajaran. Ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan strategi tersebut yakni selain keterlibatan orang tua, aspek efektif, penerapan hidup sehat, namun bagi Guru PJOK adalah penggunaan teknologi khususnya Aplikasi Zoom sangat cocok bagi guru-guru PJOK, yang notabene selalu identik dengan unjuk kerja seperti yang kita lakukan hari ini Selasa (29/9/2020) tentang Pelatihan Pembelajaran Aplikasi Zoom dan Google Classroom Jelasnya saat memulai kegiatan pelatihan.


Sementara Herlina Syam, S.Pd salah satu Nara sumber mengungkapkan "Materi tentang Zoom sangat cocok untuk mereka. Dengan aplikasi Zoom mereka bisa melihat secara langsung kemampuan gerak motorik siswa-siswa mereka, apa lagi rasa rindu siswa pun terobati dengan melihat gurunya meskipun dari rumah. Tuturnya. 

"Awalnya kami pikir para guru PJOK tidak merespon, tapi ternyata tidak ada kendala, bahkan email dan password yang pada hari-hari sebelumnya menjadi kendala bagi peserta, kini tidak berlaku lagi bagi mereka. Terang Herlina Syam. 


"Akhirnya semua mendapat giliran mencoba mengaplikasikan Zoom, yah..meskipun masih materi dasar, memulai meeting, menjadi host, menjadikan peserta lain sebagai host, menggunakan fitur share screen, dan mengakhiri meeting. Paparnya. 

"Mereka malah meminta kami tetap bergabung di grup WA yang mereka buat, katanya masih banyak yang mereka ingin ketahui,  tambah Asrianto, S. Pd. yang juga sebagai Nara sumber dalam pelatihan tersebut. 

Untuk diketahui dalam kegiatan ini juga dihadiri 11 kepala Sekolah se wilayah IV kecamatan lalabata dan kegiatan ini ditutup langsung oleh pengawas TK/SD wilayah IV Kecamatan Lalabata.